Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
3 Makanan Khas Bali yang Cocok untuk Buka Bersama
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kegiatan buka bersama menjadi salah satu acara yang sering dilakukan saat bulan puasa. Menyantap hidangan berat bersama-sama saat berbuka adalah kegitan utama acara ini.
Hidangan yang disantap juga beragam salah satunya bisa menyantap makanan Tradisional. Yang juga sering dijadikan hidangan adalah makanan khas daerah salah satunya dari Bali.
Berikut sejumlah hidangan khas Bali yang cocok untuk disantap sebagai menu buka bersama.
1. Sate Lilit
Sate mungkin selalu identik dengan daging yang dipotong-potong kemudian ditusuk pada tusuk bambu. Namun, lain halnya dengan sate lilit khas Bali yang menggunakan gilingan daging dan dililit dengan batang sereh.
Rasa sate lilit pun akan membekas di lidah Anda dengan cita rasa kelapa parut sebagai salah satu bumbunya. Sate lilit biasa dinikmati dengan nasi campur Bali.
2. Bubur Mengguh
Jika dilihat dari sejarahnya, bubur Mengguh merupakan salah satu menu wajib pada upacara adat serta festival adat di Bali. Bubur ini juga dapat dengan mudah Anda temukan di wilayah Buleleng.
Satu porsi bubur Mengguh biasanya terdiri dari ayam suwir, kacang, dan seledri yang telah dibumbui dengan rempah-rempah. Hidangan ini cocok untuk disantap sesuai makan takjil
3. Tum Ayam
Makanan khas Bali berikutnya akan terlihat menarik dengan bungkusan daun pisangnya. Tum ayam ini terbuat dari daging sapi atau ayam cincang yang telah dibumbui dengan tumbukan rempah seperti jahe, serai, bawang putih, dan cabai.
Itulah sejumlah makanan khas Bali yang cocok untuk buka bersama.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 577 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 448 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 438 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan