Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 14 Oktober 2026
Rusia Mulai Gempur Ukraina Timur di Semua Arah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengungkapkan Rusia telah memulai pertempuran di Ukraina timur termasuk Donbas, Senin (18/4). Aksi itu pun disebut pihak Ukraina bahwa perang mulai masuk fase dua. Ia juga mengatakan sebagian besar militer Rusia berfokus ke serangan itu dan menggempur ke semua arah.
"Kami sekarang bisa mengatakan bahwa pasukan Rusia telah memulai pertempuran Donbas, yang telah mereka persiapkan sejak lama," kata Zelensky dalam pesan video, Senin (18/4), dikutip dari South China Morning Post.
"Tidak peduli berapa banyak tentara Rusia yang mereka kirim ke sana, kami akan berjuang. Kami akan membela diri kami," katanya lagi.
Pernyataan yang mirip juga diungkapkan Sekretaris Dewan Keamanan Ukraina, Oleksiy Danilov.
"Mereka [pasukan Rusia] mulai mencoba melangsungkan fase aktif pagi ini. Pagi ini, di hampir seluruh garis depan [wilayah timur] Donetsk, Luhansk, dan Kharkiv, penjajah mencoba menghancurkan pertahanan kami," tutur Danilov dalam siaran televisi.
Sementara itu, Kepala Staf Zelenskiy, Andriy Yermak, menyebut serangan Rusia di Donbas sebagai fase kedua perang. Ia juga menegaskan pasukan Ukraina akan terus bertahan melawan serangan ini.
"Percayalah kepada militer kita, [mereka] sangat kuat."
Media Ukraina melaporkan sejumlah ledakan terjadi di wilayah Donetsk. Serangan juga terjadi di wilayah Marinka, Slavyansk, dan Kramatorsk.
Selain itu, pejabat lokal Ukraina menyampaikan beberapa ledakan terdengar di Kharkiv, Mykolaiv, dan Zaporizhzhia. Serangan di Donetsk menyebabkan empat orang terbunuh, sementara dua orang tewas kala beberapa proyektil mengenai taman bermain di Kharkiv.
Pejabat Ukraina juga mengungkapkan rudal Rusia membunuh tujuh orang di Lviv, yang berjarak sekitar 60 kilometer dari Polandia.
Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim berhasil mengenai ratusan target militer di Ukraina semalam. Badan itu mengklaim rudal mereka berhasil menghancurkan 16 fasilitas militer di Kharkiv, Zaporizhzhia, Donetsk, Dnipropetrovsk, dan Mykolayiv.
Setelah gagal menguasai Kyiv, Moskow memfokuskan serangan mereka di Donbas.
Donbas sendiri merupakan salah satu cara Rusia untuk 'mengganggu' Ukraina, mengingat wilayah itu dikuasai kelompok separatis pro-Moskow yang ingin memerdekakan diri.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4323 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2015 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1876 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1552 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1371 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan