Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ledakan Kilang Minyak Ilegal, Lebih dari 80 Orang Tewas

Minggu, 24 April 2022, 19:40 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/cnnindonesia.com/Ledakan Kilang Minyak Ilegal, Lebih dari 80 Orang Tewas

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Lebih dari 80 orang tewas dalam ledakan di kilang minyak ilegal di perbatasan Sungai Nigeria dan negara bagian Imo pada Jumat (22/4) malam. Jumlah korban tewas itu disebut masih bisa bertambah.

"Kami menemukan sedikitnya 80 mayat yang terbakar parah di tempat kejadian," kata Pejabat Badan Manajemen Darurat Nasional (NEMA), Ifeanyi Nnaji, seperti dikutip AFP, Minggu (24/4).

"Kami mengetahui banyak mayat berada di semak-semak dan hutan terdekat karena beberapa operator ilegal dan pelanggan mereka berlarian mencari keselamatan," sambungnya.

Nnaji mengatakan, beberapa kendaraan yang terbakar dan jerigen untuk menyendoki minyak mentah dan produk minyak curian berserakan di lokasi kejadian. Insiden hari Jumat adalah yang terbaru melanda Nigeria yang kaya minyak.

Menurut laporan media lokal, lebih dari 100 orang tewas dalam ledakan itu. Penyulingan minyak mentah ilegal biasa terjadi di wilayah selatan, di mana pencuri merusak jaringan pipa untuk mencuri minyak mentah yang mereka saring untuk dijual di pasar gelap.

Pengangguran dan kemiskinan di daerah penghasil Minyak Delta Niger telah membuat penyulingan minyak mentah ilegal menjadi bisnis yang menarik.

Pada Februari, pihak berwenang setempat mengatakan mereka telah memulai tindakan keras untuk mencoba menghentikan penyulingan minyak mentah curian, tetapi keberhasilannya minim.

Pejabat pemerintah memperkirakan bahwa Nigeria, produsen dan pengekspor minyak terbesar di Afrika, kehilangan rata-rata 200 ribu barel minyak per hari-lebih dari 10 persen dari produksi-akibat penyadapan atau perusakan jaringan pipa.(sumber: cnnindonesia.com)
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami