Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 13 Oktober 2026
10 Penumpang Kapal Wisata Kazu I Ditemukan Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebanyak 10 penumpang kapal wisata Kazu I yang tenggelam di Laut Jepang, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sementara 16 lainnya masih belum ditemukan.
"Kami telah mengkonfirmasi kematian 10 orang [yang sejauh ini telah dievakuasi]," kata seorang juru bicara penjaga pantai.
Penjaga pantai menyebut korban yang ditemukan sejauh ini telah diidentifikasi sebagai tujuh laki-laki dan tiga perempuan. Kapal wisata Kazu I mengeluarkan panggilan darurat pada Sabtu (23/4) sekitar pukul 13.15 siang (04.15 GMT). Helikopter penjaga pantai dan kapal pun tiba di area itu beberapa jam kemudian.
Suhu udara turun menjadi sekitar nol derajat celsius saat menjelang malam. Kendati demikian, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan kapal atau penumpang. Pencarian dilanjutkan semalaman dengan peralatan inframerah dan termal.
Polisi setempat dan pasukan bela diri Jepang telah bergabung dalam operasi penyelamatan. Empat orang pertama dari kapal itu ditemukan pada Minggu pagi dan enam lainnya ditemukan beberapa jam berikutnya.
Beberapa korban ditemukan di dalam air, sedangkan yang lain ditemukan di sepanjang garis pantai.
Kapal wisata Kazu 1 diketahui berangkat pada Sabtu pagi dengan pelayaran wisata yang populer di Semenanjung Shiretoko, di sebelah utara dari pulau ujung utara Jepang dan diyakini berada di dekat Air Terjun Kashinu.
Semenanjung Shiretoko adalah warisan dunia yang diakui UNESCO pada 2005 silam. Lokasinya di utara Hokkaido dan terkenal dengan kehidupan liarnya yang endemik.
Tur tetap berjalan meskipun angin kencang dan gelombang di saat beberapa kapal nelayan lokal kembali ke pantai untuk menghindari kondisi yang memburuk.
"Jelas bahwa kondisi di laut akan memburuk, jadi saya mengatakan kepada mereka untuk tidak pergi," ujar seorang operator kapal wisata lokal kepada NHK, dilansir dari AFP.
"Tapi mereka tetap (pergi). Saya mengatakan kepada kapten untuk tidak melakukannya," imbuhnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4300 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1999 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1847 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1534 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1329 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan