Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 22 Mei 2026
10 Penumpang Kapal Wisata Kazu I Ditemukan Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebanyak 10 penumpang kapal wisata Kazu I yang tenggelam di Laut Jepang, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sementara 16 lainnya masih belum ditemukan.
"Kami telah mengkonfirmasi kematian 10 orang [yang sejauh ini telah dievakuasi]," kata seorang juru bicara penjaga pantai.
Penjaga pantai menyebut korban yang ditemukan sejauh ini telah diidentifikasi sebagai tujuh laki-laki dan tiga perempuan. Kapal wisata Kazu I mengeluarkan panggilan darurat pada Sabtu (23/4) sekitar pukul 13.15 siang (04.15 GMT). Helikopter penjaga pantai dan kapal pun tiba di area itu beberapa jam kemudian.
Suhu udara turun menjadi sekitar nol derajat celsius saat menjelang malam. Kendati demikian, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan kapal atau penumpang. Pencarian dilanjutkan semalaman dengan peralatan inframerah dan termal.
Polisi setempat dan pasukan bela diri Jepang telah bergabung dalam operasi penyelamatan. Empat orang pertama dari kapal itu ditemukan pada Minggu pagi dan enam lainnya ditemukan beberapa jam berikutnya.
Beberapa korban ditemukan di dalam air, sedangkan yang lain ditemukan di sepanjang garis pantai.
Kapal wisata Kazu 1 diketahui berangkat pada Sabtu pagi dengan pelayaran wisata yang populer di Semenanjung Shiretoko, di sebelah utara dari pulau ujung utara Jepang dan diyakini berada di dekat Air Terjun Kashinu.
Semenanjung Shiretoko adalah warisan dunia yang diakui UNESCO pada 2005 silam. Lokasinya di utara Hokkaido dan terkenal dengan kehidupan liarnya yang endemik.
Tur tetap berjalan meskipun angin kencang dan gelombang di saat beberapa kapal nelayan lokal kembali ke pantai untuk menghindari kondisi yang memburuk.
"Jelas bahwa kondisi di laut akan memburuk, jadi saya mengatakan kepada mereka untuk tidak pergi," ujar seorang operator kapal wisata lokal kepada NHK, dilansir dari AFP.
"Tapi mereka tetap (pergi). Saya mengatakan kepada kapten untuk tidak melakukannya," imbuhnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1960 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1778 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1313 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1193 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah