Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 14 Juli 2026
10 Penumpang Kapal Wisata Kazu I Ditemukan Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebanyak 10 penumpang kapal wisata Kazu I yang tenggelam di Laut Jepang, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sementara 16 lainnya masih belum ditemukan.
"Kami telah mengkonfirmasi kematian 10 orang [yang sejauh ini telah dievakuasi]," kata seorang juru bicara penjaga pantai.
Penjaga pantai menyebut korban yang ditemukan sejauh ini telah diidentifikasi sebagai tujuh laki-laki dan tiga perempuan. Kapal wisata Kazu I mengeluarkan panggilan darurat pada Sabtu (23/4) sekitar pukul 13.15 siang (04.15 GMT). Helikopter penjaga pantai dan kapal pun tiba di area itu beberapa jam kemudian.
Suhu udara turun menjadi sekitar nol derajat celsius saat menjelang malam. Kendati demikian, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan kapal atau penumpang. Pencarian dilanjutkan semalaman dengan peralatan inframerah dan termal.
Polisi setempat dan pasukan bela diri Jepang telah bergabung dalam operasi penyelamatan. Empat orang pertama dari kapal itu ditemukan pada Minggu pagi dan enam lainnya ditemukan beberapa jam berikutnya.
Beberapa korban ditemukan di dalam air, sedangkan yang lain ditemukan di sepanjang garis pantai.
Kapal wisata Kazu 1 diketahui berangkat pada Sabtu pagi dengan pelayaran wisata yang populer di Semenanjung Shiretoko, di sebelah utara dari pulau ujung utara Jepang dan diyakini berada di dekat Air Terjun Kashinu.
Semenanjung Shiretoko adalah warisan dunia yang diakui UNESCO pada 2005 silam. Lokasinya di utara Hokkaido dan terkenal dengan kehidupan liarnya yang endemik.
Tur tetap berjalan meskipun angin kencang dan gelombang di saat beberapa kapal nelayan lokal kembali ke pantai untuk menghindari kondisi yang memburuk.
"Jelas bahwa kondisi di laut akan memburuk, jadi saya mengatakan kepada mereka untuk tidak pergi," ujar seorang operator kapal wisata lokal kepada NHK, dilansir dari AFP.
"Tapi mereka tetap (pergi). Saya mengatakan kepada kapten untuk tidak melakukannya," imbuhnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3674 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1348 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1229 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1075 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 961 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun