Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
2 Tahun Tak Mudik, Fajar Akhirnya Bisa Bertemu Sanak Keluarga
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Seminggu menjelang lebaran, arus mudik Pelabuhan Gilimanuk mulai terjadi peningkatan. Pemudik mengaku senang lebaran tahun ini bisa mudik bertemu dengan keluarga.
Salah satu pemudik asal Bondowoso, Fajar (55) mengaku, sejak masa pandemi covid-19 selama 2 tahun, pemerintah melarang mudik lebaran, namun tahun 2022 ini warga asal Jawa Timur yang merantau di Bali bisa kembali merasakan mudik.
Mereka yang mudik lebih awal mengaku senang bisa mudik kembali untuk bertemu dengan sanak keluarganya.
“Saya senang sekali bisa kembali mudik, setelah selama dua tahun lebih tidak diperbolehkan mudik karena ada wabah pandemi,” terang Fajar saat ditemui di pos pemeriksaan kelengkapan vaksinasi dan rapid tes Selasa (26/04/2022).
Fajar menambahkan, meskipun syarat mudik wajib menunjukkan wajib vaksinasi hingga tahap II dan vaksin booster, mereka tidak merasa kesulitan untuk pulang kampung.
“Saya kira aturannya tidak menyulitkan kok, yang penting sudah vaksin lengkap saja,” imbuhnya dengan nada girang.
Hingga 8 hari jelang Lebaran, jumlah pemudik yang sudah menyebrang ke pulau jawa sudah mencapai 23 ribu penumpang. Jumlah itu terdiri dari sepeda motor maupun roda empat.
Arus mudik hingga Selasa (26/4/2022) malam ini terus mengalir, masih terlihat normal tidak ada penumpukan kendaraan baik sepeda motor dan mobil pribadi.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 323 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 209 Kali
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 118 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan