Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 12 Oktober 2026
Antrean Pemudik Padati Garasi Bus di Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Antusias pemudik nampak memadati di garasi bus Gunung Harta di di Jalan Cokroaminoto, Ubung, Denpasar Utara, Bali Sabtu (30/4/2022) dua hari jelang Hari Raya Idul Fitri.
Di depan ruangan kantor informasi terpantau penuh tumpukan kardus dan koper milik para pemudik menunggu giliran masuk bus sesuai tujuan.
Sementara kursi ruang tunggu penumpang tampak sudah tak ada sela untuk duduk, beberapa pemudik lain duduk di warung-warung dan emperan sekitar pool bus. Bahkan ada pula bangku-bangku plastik disediakan di trotoar pinggir jalan raya.
Calon penumpang anak-anak juga hadir di sana, mereka bersiap berangkat ke tempat tujuan menggunakan baju karakter Superhero Spiderman.
Sementara beberapa orang juga tampak melaksanakan rapid test Antigen di gerai yang disediakan pool bus.
Operator Ticketing PO. Gunung Harta, Ni Luh Putu Widyana mengungkapkan pemandangan keramaian pemudik seperti ini terakhir kali dilihat pada lebih dari dua tahun lalu sebelum masa pandemi COVID-19.
Saat pandemi COVId-19, dua kali lebaran pemerintah melarang mudik, setelah larangan itu dicabut, niat mudik seolah tak terbendung untuk memanfaatkan kesempatan pulang kampung ini.
"Perbandingannya sangat jauh saat menjelang lebaran di masa pandemi saat pemerintah melarang mudik, paling ada 4-5 bus saja setiap harinya itu pun tidak full penumpang, untuk mudik saat ini ada sekitar 23 bus yang dijalankan setiap hari tiap-tiap bus ada 30-34 penumpang, peningkatan jauh signifikan dengan izin mudik ini," ungkap Widya.
Widya menyebutkan, tujuan mudik didominasi pemudik dengan tujuan Jawa Tengah, seperti Jogja, Solo, Semarang. Namun tak sedikit pula pemudik dari Jawa Timur tujuan Surabaya, Malang dan Kediri.
Menurutnya, puncak pemudik terjadi pada tanggal (28-29/4/2022) namun keramaian pemudik masih diprediksi hingga Minggu (1/5/2022) esok.
"Untuk tujuan Jateng ada sekitar 15 bus setiap hari, tujuan Jatim 8 bus, mulai ramai tanggal 27 April, ramainya dari tanggal 27 April, kalau puncaknya 28 dan 29 April, tapi hari ini dan besok diprediksi juga masih ramai," ungkapnya.
Naiknya harga tiket bus tujuan Jateng dari harga Rp 330 ribu menjadi Rp 520 ribu tak menghalangi niat para pemudik untuk bersilaturahmi di kampung halaman mereka. Harga tersebut berlaku saat arus mudik tanggal 26 April hingga 1 Mei 2022.
Sementara untuk tujuan Jawa Timur peningkatan harga tak begitu signifikan, hanya di harga Rp 380 ribu karena memang trayek yang lebih dekat dengan Bali. Setiap bus terdapat, sopir, sopir cadangan dan seorang kondektur.
Salah seorang pemudik asal Surabaya, Hari (52) mengatakan, karena saking penuhnya penumpang bus, dirinya yang sedianya ingin pulang Jumat (29/4/2022) kemarin terpaksa harus pulang pada Sabtu (30/4/2022) ini.
"Saya tujuan Surabaya, sebenarnya maunya pulang kemarin, tapi sudah tidak dapat tempat, jadinya hari ini baru ada kesempatan pulang," ucapnya. (sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4243 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1978 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1811 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1511 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1262 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan