Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
PMI Buleleng Gelar Pelatihan Duta Kemanusiaan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Guna mencetak kader untuk menyosialisasikan bencana alam maupun non alam kepada masyarakat, Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Buleleng menggelar pelatihan Duta Kemanusiaan.
Pelatihan ini merupakan hasil kerjasama PMI Pusat dengan Korea International Cooperation Agency (KOICA) bertajuk “KOICA for Campus”. Buleleng dipilih oleh PMI Pusat menjadi salah satu daerah penyelenggara selain Kota Denpasar di Provinsi Bali.
Pelatihan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati (Wabup) yang juga Ketua PMI Cabang Buleleng I Nyoman Sutjidra di Aula Kampus Menjangan, Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Mpu Kuturan, Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng, Kamis (5/5).
Ditemui usai pembukaan, Wabup Sutjidra menjelaskan pelatihan diikuti oleh 30 orang mahasiswa dari STAHN Mpu Kuturan. NAntinya, setelah mengikuti pelatihan, peserta ini diharapkan bisa menyosialisasikan ilmu yang didapat dalam pelatihan kepada lingkungan sekitar.
Utamanya dalam menghadapi bencana alam maupun non alam. Prinsipnya adalah bagaimana upaya sebuah keluarga bisa menjaga keamanan dan keselamatan mereka di rumah. Agar terhindar dari bencana alam maupun non alam dan mengatasi dampaknya.
“Setelah peserta mendapatkan pelatihan, mereka akan terjun ke masyarakat untuk menyosialisasikan ini. Khususnya di lingkup keluarga,” jelasnya.
Sebagai contoh adalah bencana non alam yaitu pandemi Covid-19. Pandemi ini sudah berjalan selama dua tahun. Walaupun saat ini sudah melandai, kondisi ke depan masih tidak diketahui. Oleh karena itu, perlu diantisipasi. Salah satunya adalah dengan membentuk Duta Kemanusiaan ini.
Pelatihan Duta Kemanusiaan ini merupakan kegiatan kedua kerjasama PMI dengan KOICA. Sebelumnya, ada pelatihan untuk siswa SD di SD Negeri 1 Banjar Jawa.
“Sekarang untuk mahasiswa. Kita coba di STAHN Mpu Kuturan terlebih dahulu. Pelatihan ini merupakan kerjasama PMI Pusat dengan KOICA. Kemudian, KOICA mempercayakan kepada PMI Buleleng,” ujar Wabup Sutjidra.
Sementara itu, PIC atau Penanggungjawab Program KOICA untuk Kabupaten Buleleng Daud Puji Raharjo mengungkapkan Bali dipilih oleh PMI Pusat bersama dengan empat provinsi lainnya yaitu Sumatera Barat, Jawa Barat, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan untuk menyelenggarakan program dari KOICA. Untuk Bali, dipilih Kabupaten Buleleng dan Kota Denpasar. Pelatihan Duta Kemanusiaan ini merupakan salah satu program KOICA dengan tajuk “KOICA for Campus”.
“Ini masih menjadi program percontohan dari KOICA. Ke depan bisa diduplikasi oleh PMI Buleleng sendiri ataupun daerah lain,” ungkapnya.
Dirinya menambahkan pelatihan Duta Kemanusiaan ini diikuti oleh 30 peserta yang dibagi menjadi lima kelompok yang berasal dari mahasiswa STAHN Mpu Kuturan. Pelatihan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 5 hingga 7 Mei 2022. Peserta akan diberikan materi penanganan kebakaran, pertolongan pertama, dan pencegahan Covid-19. Narasumbernya berasal dari PMI Kabupaten Buleleng, Dinas Pemadam Kebakaran dan Dinas Kesehatan.
“Dan setelah pelatihan, mereka diharapkan bisa memberikan edukasi kepada masyarakat. Dari lima kelompok tadi, akan menyasar lima daerah target sesuai dengan keputusan mereka,” tutup Daud Puji Raharjo.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 443 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan