Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 27 Agustus 2026
Siwi Widi Terima Rp647 Juta Karena PDKT, Farsha Ungkap Sebaliknya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kasus kucuran dugaan uang korupsi yang mengalir ke rekening milik mantan Pramugari Garuda Indonesia, Siwi Widi terus berlanjut.
Uang senilai Rp 647 juta yang diterima Siwi Widi dari anak terdakwa korupsi dan TPPU Wawan Ridwan, M Farsha Kautsar diklaim oleh Siwi merupakan uang pemberian dari Farsha dengan maksud mendekatinya.
"Waktu itu saya jadi teman dekatnya Farsha. Waktu itu Farsha mengenal saya, mengaku berusia 28 tahun sebagai pengusaha, bukan mahasiswa, dia mencoba mendekati saya. Dan ada obrolan di mana dia mencoba mencari perhatian saya dengan membayarkan sesuatu untuk saya," ucap Siwi Widi menjawab pertanyaan dari Jaksa KPK.
Di hadapan majelis hakim, Siwi mengaku sudah kenal dengan Farsha sejak 2019 silam dan sering menerima uang dari laki-laki itu.
"Betul (pernah ditransfer) April 2019, seingat saya sampai Juli 2019," kata Siwi.
Menurut Siwi Widi, Farsha memang cukup dekat dengan dirinya dan ia sendiri merasa menerima uang darinya karena Farsha bermaksud mendekatinya.
Namun, Farsha memberikan keterangan yang berbeda dengan Siwi Widi. Ia mengaku mengirimkan uang ke rekening Siwi karena perempuan itu meminta uang yang ingin ia gunakan untuk belanja.
"Waktu itu yang bersangkutan minta dibelikan sebuah barang, dan saya membelikan barang itu dan saya mentransfer ke Widi saat itu," ujar Farsha, Selasa (10/5/2022) lalu.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4709 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2517 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2156 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1777 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1203 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun