Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 20 Mei 2026
BBM Jenis Pertalite Paling Sering Dikonsumsi Saat Pelaksanaan Mudik
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kepala BPH Migas Erika Retnowati mengungkapkan konsumsi BBM mengalami kenaikan saat mudik dan arus balik 2022. Adapun kenaikan konsumsi BBM tersebut sekitar 26 persen dibandingkan konsumsi hari biasa.
Ia menjelaskan, penyaluran tertinggi terjadi pada H-1 Idul Fitri yaitu pada tanggal 1 Mei sebesar 36 persen daripada penjualan normal.
"Sedangkan untuk gasoil itu turun 13 persen dari sales normal," ujar saat konferensi Pers di Jakarta, Rabu (11/4/2022).
Erika melanjutkan, bahan bakar yang paling sering digunakan pada saat mudik dan arus balik, yaitu Pertalite.
"Khusus BBM Pertalite itu kenaikannya sangat tinggi sebesar 46 persen pada H-1, itu adalah penyaluran tertinggi untuk Pertalite," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) Alfian Nasution mengakui ada peralihan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dari pertamax ke pertalite pada pelaksanaan mudik dan arus balik tahun ini.
Ia menambahkan, peralihan konsumsi BBM ke Pertalite ini sudah berlangsung sejak kenaikan harga pertalite.
"Kami akui bahwasanya sudah ada shifting dari Pertamax ke Pertaltie sebelum arus mudik ini, yaitu ketika adanya kenaikan harga Pertamax. Jadi sudah ada yang mulai shifting di situ beberapa persen gitu," katanya. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1745 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1656 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1245 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1100 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah