Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 9 Juli 2026
Gadis SMP Diperkosa Pemuda Usai Berlibur Lebaran
BERITABALI.COM, NTB.
SW (22 tahun) pemuda asal Kecamatan Lenek, Kabupaten Lombok Timur, diduga menjadi pelaku pemerkosaan terhadap seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebut saja namanya Bunga (15 tahun) asal Kecamatan yang sama di Lombok Timur.
Pemerkosaan dilakukan berulang kali, seusai korban diajak berlibur lebaran pada Sabtu (7/5).
"Korban sudah memberikan keterangan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Lombok Timur kemarin ini bersama kedua orang tua korban," kata Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Nicolas Oesman, Rabu (11/5).
Kata Iptu Nico, awal kejadian pemerkosaan saat pelaku mengajak korban pergi berwisata. Sesuai keterangan korban, dia diperkosa tidak hanya sekali. Pertama, korban diperkosa di wilayah Kalibambang, Lenek, di rumah rekan SW.
Saat itu, korban hendak diantar pulang namun SW malah mampir di rumah temannya untuk melancarkan aksinya.
"Korban sempat dipaksa untuk melayani nafsu SW," katanya.
Usai kejadian tersebut, SW kembali akan mengantar korban pulang ke wilayah Lenek. Namun pelaku SW malah mengajak korban berhenti di sebuah warung pinggir jalan di wilayah Pringgasela.
"Di sana, korban kembali diperkosa," katanya.
Kini korban bersama kedua orang tuanya telah membuat berita acara pemeriksaan di Unit PPA Polres Lombok Timur. Dan pelaku SW telah diamankan di Polres Lombok Timur pada Minggu (8/5).
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3641 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1269 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1211 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1050 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun