Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 9 Juli 2026
Kemenangan Syabda Bawa Indonesia Juarai Grup A Thomas Cup 2022
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Tim Bulutangkis Indonesia akhirnya keluar sebagai juara Grup A Piala Thomas 2022. Adalah Syabda Perkasa Belawa yang memastikan kemenangan 3-2 Indonesia atas Korea Selatan (Korsel) dalam partai kelima alias partai terakhir di tunggal putra, Rabu (11/5/2022) malam WIB di Bangkok, Thailand.
Syabda, pemain berusia 20 tahun ranking 636 dunia, jadi penentu kemenangan Indonesia atas Korsel setelah mengalahkan Lee Yun-gyun.
Bertanding di Impact Arena, Syabda menang setelah melakoni laga sengit tiga gim berdurasi 67 menit. Syabda menang 21-14, 11-21, 21-16.
Indonesia yang sebelum pertandingan terakhir penyisihan grup hari ini sudah memastikan tiket perempatfinal Piala Thomas, pun mengunci status juara Grup A berkat kemenangan atas Korsel.
Di perempatfinal Piala Thomas nanti, siapa lawan Indonesia bakal diundi terlebih dahulu. Yang pasti, Syabda dan kawan-kawan bakal menghadapi runner-up grup.
Hasil pertandingan Indonesia vs Korea Selatan (3-2):
Tunggal 1: Anthony Sinisuka Ginting Vs Heo Kwang-hee: 16-21 21-15 14-21
Ganda 1: Mohammad Ahsan/Kevin Sanjaya Sukamuljo Vs Kang Ming-hyuk/Seo Seung-jae: 18-21, 21-13, 12-21
Tunggal 2: Shesar Hiren Rhustavito Vs Jeon Hyeok-jin: 19-21, 21-9, 21-10
Ganda 2: Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto Vs Jing Yong/Na Sung-seung: 23-21 21-16
Tunggal 3: Syabda Perkasa Belawa Vs Lee Yun-gyu: 21-14 11-21 21-16
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3641 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1269 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1211 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1050 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun