Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 11 Oktober 2026
Alasan Pria Sulit Menunjukkan Emosi, Ada Efek Dorongan Stigma
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sudah menjadi rahasia umum bahwa pria sulit menunjukkan emosi mereka. Menurut psikolog Loren Soeiro, perilaku ini dapat disalahartikan sebagai kesombongan.
Soeiro mengatakan bahwa banyak pria tampil sebagai 'pemikir rasional', memisahkan emosi mereka dari keputusan.
Ini menjadi sifat psikologis umum disebut alexithymia, yang dalam bahasa yunani mengacu pada kurangnya emosi.
"Ini bukan gangguan mental, melainkan suatu sifat yang dapat menimbulkan tantangan psikologis lain," kata Soeiro, dilansir The Sun.
Ia menjelaskan indikator umum lainnya dari sifat tersebut meliputi:
- takut akan keintiman
- jarak emosional
- minat yang berlebihan pada otonomi
- ketidaknyamanan dalam keadaan sosial
- tidak bisa mengekspresikan emosi
- suasana hati yang buruk dalam jangka panjang
"Tidak mampu mengungkap perasaan juga dapat memiliki efek samping fisik yang berbahaya," sambungnya.
Efek sampingnya bisa berupa detak jantung yang cepat, nyeri kronis, dan kesulitan bernapas.
Kondisi tersebut lebih sering terjadi pada pria karena stereotip gender yang didorong pada pria sejak usia muda.
Stereotip tersebut dapat berupa ucapan seperti "lelaki tidak boleh menangis", "lelaki harus kuat", "lelaki harus berani".
Soerio mengatakan hal itu tidak sehat bagi siapa pun karena manusia telah berevolusi untuk memiliki emosi.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4011 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1924 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1745 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1463 Kali
Anggota Polsek Manggis Dianiaya, Pinggul Patah
Dibaca: 1038 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan