Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 27 Agustus 2026
2 Cara Penularan Hepatitis Misterius dari IDAI
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kementerian Kesehatan melaporkan ada 15 kasus yang diduga hepatitis misterius di Indonesia hingga Senin (9/5/2022). Ini tentunya membuat para orang tua waswas karena penyakit tersebut menyerang anak-anak.
Meski belum diketahui penyebab pasti hepatitis akut misterius, Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Gatro-hepatologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Muzal Kadim mengatakan dugaan awal sumber penularan virus tersebut berasal dari fekal oral dan droplet.
Penyebaran virus melalui fekal oral yaitu melalui saluran pencernaan yang ditularkan melalui mulut. Sementara dugaan penularan melalui droplet atau cairan air liur, merujuk pada Adenovirus.
"Sampai saat ini masih belum tahu penyebab pastinya... Adenovirus sealam ini adalah virus penyebab diare, sampai sekarang kasus (hepatitis misterius) yang ditemukan di Inggris Raya, Amerika itu ada Adenovirus," kata dr. Muzal dalam siaran Instagram live IDAI, Selasa (10/5/2022).
"Tapi apakah (Adenovirus) ini sebagai penyebab atau sebagai co-insiden saja, masih ada faktor x yang belum diketahui."
Untuk mencegah risiko infeksi hepatitis akut misterius berdasarkan dugaan penyebaran, dr Muzal mengimbau orang tua meningkatkan kewaspadaan dan melalui tindakan pencegahan. Langkah pencegahan yang harus dilakukan seperti menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
"Kita harus mencegah semua penularan dari fekal oral seperti mencuci tangan, (menjaga) kebersihan makanan, air, dan jangan makan bersama atau menggunakan alat makan bersama," ujarnya.
Sementara untuk mencegah penularan melalui droplet, dihimbau untuk tetap melakukan protokol kesehatan COVID-19, seperti memakai masker dan menjaga jarak.
"Karena sifatnya akut, biasanya penularannya lewat saluran cerna atau saluran nafas," terang dr. Muzal.
Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengemukakan jumlah kasus hepatitis di Indonesia kini mencapai 15 orang, meningkat dari tiga kasus yang sebelumnya dilaporkan pada 27 April lalu.
Budi menyampaikan bahwa di dunia, kasus tertinggi hepatitis akut terjadi di Inggris sebanyak 115 kasus. Selain itu juga terjadi di Italia, Spanyol, dan Amerika Serikat.(sumber: cnbcindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4706 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2513 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2152 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1774 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1199 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun