Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 11 Oktober 2026
2 Cara Penularan Hepatitis Misterius dari IDAI
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kementerian Kesehatan melaporkan ada 15 kasus yang diduga hepatitis misterius di Indonesia hingga Senin (9/5/2022). Ini tentunya membuat para orang tua waswas karena penyakit tersebut menyerang anak-anak.
Meski belum diketahui penyebab pasti hepatitis akut misterius, Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Gatro-hepatologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Muzal Kadim mengatakan dugaan awal sumber penularan virus tersebut berasal dari fekal oral dan droplet.
Penyebaran virus melalui fekal oral yaitu melalui saluran pencernaan yang ditularkan melalui mulut. Sementara dugaan penularan melalui droplet atau cairan air liur, merujuk pada Adenovirus.
"Sampai saat ini masih belum tahu penyebab pastinya... Adenovirus sealam ini adalah virus penyebab diare, sampai sekarang kasus (hepatitis misterius) yang ditemukan di Inggris Raya, Amerika itu ada Adenovirus," kata dr. Muzal dalam siaran Instagram live IDAI, Selasa (10/5/2022).
"Tapi apakah (Adenovirus) ini sebagai penyebab atau sebagai co-insiden saja, masih ada faktor x yang belum diketahui."
Untuk mencegah risiko infeksi hepatitis akut misterius berdasarkan dugaan penyebaran, dr Muzal mengimbau orang tua meningkatkan kewaspadaan dan melalui tindakan pencegahan. Langkah pencegahan yang harus dilakukan seperti menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
"Kita harus mencegah semua penularan dari fekal oral seperti mencuci tangan, (menjaga) kebersihan makanan, air, dan jangan makan bersama atau menggunakan alat makan bersama," ujarnya.
Sementara untuk mencegah penularan melalui droplet, dihimbau untuk tetap melakukan protokol kesehatan COVID-19, seperti memakai masker dan menjaga jarak.
"Karena sifatnya akut, biasanya penularannya lewat saluran cerna atau saluran nafas," terang dr. Muzal.
Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengemukakan jumlah kasus hepatitis di Indonesia kini mencapai 15 orang, meningkat dari tiga kasus yang sebelumnya dilaporkan pada 27 April lalu.
Budi menyampaikan bahwa di dunia, kasus tertinggi hepatitis akut terjadi di Inggris sebanyak 115 kasus. Selain itu juga terjadi di Italia, Spanyol, dan Amerika Serikat.(sumber: cnbcindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4011 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1924 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1745 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1463 Kali
Anggota Polsek Manggis Dianiaya, Pinggul Patah
Dibaca: 1038 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan