Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 9 Juli 2026
Jenderal Tertinggi AS Remehkan Rudal Hipersonik Rusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Jenderal tertinggi Amerika Serikat (AS), Mark Milley, meremehkan rudal-rudal hipersonik yang sudah digunakan Rusia dalam perangnya di Ukraina. Ketua Kepala Staf Gabungan Amerika tersebut mengatakan penggunaan senjata hipersonik tidak memiliki efek yang benar-benar signifikan atau mengubah permainan.
Jenderal Milley mengatakannya pada sidang Subkomite Alokasi Senat pada Rabu.
“Selain kecepatan senjata, dalam hal efeknya pada target tertentu, kami tidak melihat efek yang benar-benar signifikan atau mengubah permainan hingga saat ini dengan pengiriman sejumlah kecil senjata hipersonik yang digunakan Rusia," ujarnya,
Pejabat pertahanan AS mengatakan awal pekan ini bahwa Rusia meluncurkan antara 10 hingga 12 rudal hipersonik terhadap Ukraina sejak meluncurkan invasi ke negara itu pada 24 Februari. Milley menambahkan bahwa ini adalah pertama kalinya senjata hipersonik digunakan dalam perang.
Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengatakan: “Saya pikir dia [Presiden Rusia Vladimir Putin] sedang mencoba untuk menciptakan efek tertentu dengan penggunaan senjata itu [hipersonik]...Dan seperti yang telah ditunjukkan oleh ketua [Jenderal Milley], itu bergerak dengan kecepatan yang membuatnya sangat sulit untuk dicegah. Tapi itu belum menjadi pengubah permainan.”
Austin menambahkan bahwa penggunaan senjata hipersonik Moskow bukanlah tanda bahwa mereka sedang bersiap untuk meningkatkan senjata nuklir. Tiga hari setelah invasi Rusia, Putin mengatakan dalam pidato yang disiarkan televisi bahwa dia telah memerintahkan “pasukan pencegahan” nuklir negaranya dalam siaga tinggi. Keesokan harinya, pasukan rudal nuklir Rusia dan Armada Utara dan Armada Pasifik ditempatkan pada tugas tempur yang ditingkatkan.(sumber: sindonews.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3640 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1263 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1210 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1047 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun