Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 11 Oktober 2026
3 Negara Ini Kecam Elon Musk, Dibilang Iblis Kecil
BERITABALI.COM, DUNIA.
Bukan Elon Musk namanya jika hidup tanpa ide dan kontroversi yang sering ia kemukakan di publik. Sejumlah skandalnya pun ikut menjadi konsumsi publik. Sebagai seorang CEO, Elon tentu memiliki banyak relasi dari berbagai negara.
Demi mempertahankan eksistensi perusahaan kawakannya, tak jarang Elon berusaha mendekatkan diri kepada pejabat negara dan berniat untuk berinvestasi atau bekerjasama dengan mereka untuk menjalankan bisnisnya di berbagai belahan dunia.
Namun, tidak semua orang menyambut baik niatnya ini, apalagi beberapa kebijakannya berkenaan dengan kedaulatan negara. Berikut sejumlah negara yang sempat kecam aksi dan ide gila Elon Musk.
1. Rusia
Kepala Badan Antariksa Rusia,Dmitry Rogozin mengecam CEO Tesla ini karena diduga memberikan pasokan internet terhadap pihak Ukraina melalui starlink. Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat konflik Rusia dan Ukraina sedang panas panasnya dan Elon diduga memberikan akses komunikasi militer terhadap Ukraina. Bahkan, Rogozin tak segan menyebut Elon sebagai "iblis kecil".
2. China
Ulah Elon Musk dan ide gilanya seolah tak pernah habis. Pada akhir tahun 2021 kemarin, satelit SpaceX milik Elon diketahui hampir menabrak satelit milik China, Tiangong.
Hal ini diungkap oleh pihak Beijing yang melaporkan kasus ini kepada PBB. Akibatnya, satelit Tiangong harus mengambil kontrol preventif demi menghindari tragedi yang sama.
3. Jepang
Baru baru ini, Elon juga dikecam oleh warga Jepang karena menyebut negara Jepang akan punah akibat angka kelahiran bayi di Jepang yang tidak meningkat. Elon yang saat itu merespons sebuah artikel Jepang yang mengunggah data soal penurunan populasi masyarakat Jepang hingga tahun 2021.
Komentar ini membuat banyak warganet mengecam komentar Elon dan dianggap terlalu awam untuk membahas hal ini. Di sisi lain, beberapa warganet menanggapi pendapat Elon dengan positif. Mereka malah meminta Elon untuk memberikan saran dan menyampaikan keluhan soal populasi tersebut kepada pemerintah Jepang.
CEO Tesla ini memang banyak mengomentari hal yang bisa menimbulkan kontroversi. Tak hanya soal kenegaraan, Elon bahkan pernah mengemukakan bahwa dirinya sedang mengembangkan teknologi penanaman chip di otak manusia.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 3930 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1915 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1741 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1460 Kali
Anggota Polsek Manggis Dianiaya, Pinggul Patah
Dibaca: 1035 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan