Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 11 Oktober 2026
AS Tuduh Rusia Culik Ribuan Warga Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Amerika Serikat mengklaim Rusia menculik ribuan warga Ukraina untuk diproses di kamp filtrasi, Kamis (12/5).
"Pasukan Rusia telah mengirim setidaknya beberapa ribu warga Ukraina untuk diproses di 'pusat filtrasi', pun mengevakuasi setidaknya puluhan ribu lainnya ke Rusia atau wilayah yang dikuasai Rusia," ujar Duta Besar AS untuk Organisasi Keamanan dan Kerja Sama Eropa (OSCE) Michael Carpenter, Kamis (12/5).
"Banyak saksi mata mengatakan bahwa aktivitas 'menyaring' itu termasuk pemukulan dan penyiksaan terhadap individu untuk mengetahui apakah mereka terlibat dengan pemerintah Ukraina," lanjutnya.
Carpenter menuturkan, ribuan warga yang 'diculik' ini berasal dari Mariupol, kota pelabuhan yang kini dikuasai Rusia.
Selain itu, Carpenter mengatakan bahwa banyak masyarakat yang diculik takut mereka dibawa ke Donetsk.
Jika seseorang dituduh merupakan bagian dari 'Nazi Ukraina,' orang itu bakal dibawa ke Donetsk untuk investigasi lanjutan atau pembunuhan, kata Carpenter menambahkan.
Pemerintah Ukraina mengestimasi hampir 1,2 juta orang telah dideportasi ke Rusia atau wilayah yang dikendalikan Rusia.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 3824 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1912 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1740 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1460 Kali
Anggota Polsek Manggis Dianiaya, Pinggul Patah
Dibaca: 1033 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan