Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 9 Juli 2026
Pemotor Tewas di Denpasar Ditabrak Mobil Boks
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kecelakaan maut menewaskan seorang pengendara sepeda motor Honda Vario bernama Aan Purnomo Adjie (25).
Pemuda asal Pacitan ini tewas ditabrak mobil boks di Simpang Empat Jalan Setiabudi-Jalan Wibisana Timur km 02 Denpasar Barat, pada Jumat 13 Mei 2022 sekitar pukul 12.30 WITA.
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, kecelakaan itu melibatkan mobil Mitsubhisi box DK 8275 SW dengan pengendara motor Honda Vario DK 2146 EY.
Dimana, mobil box tersebut dikendarai oleh I Made Sudarma (42) tinggal di BTN Taman Bani, Jagapati. Sedangkan pemotor Honda Vario DK 2146 EY dikendarai Aan Purnomo Adjie (25) tinggal di Jalan Tukad Banyumas nomor 1, Denpasar Selatan.
Peristiwa kecelakaan terjadi saat cuaca di TKP cerah pada siang hari. Bermula mobil box DK 8275 SW bergerak dari arah barat ke timur menuju Jalan Wibisana, Denpasar.
Setibanya di TKP, sopir mobil boks diduga kurang hati-hati sehingga menabrak pemotor Vario yang bergerak dari arah selatan ke utara. Akibat kejadian itu pemotor Aan mengalami luka luka dan cedera kepala berat.
"Pemotor meninggal di TKP, sudah dievakuasi ke RSUP Sanglah," ungkap Iptu Sukadi.
Sedangkan pengemudi mobil tidak mengalami luka, hanya mobilnya mengalami kerusakan ringan. Petugas Polantas Polresta Denpasar saat ini sudah mengamankan dan memeriksa keterangan sang sopir.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3634 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1250 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1207 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1047 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun