Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 9 Juli 2026
Truk Terguling di Seririt, Polisi Ungkap Penyebabnya
BERITABALI.COM, BULELENG.
Truk dengan nomor polisi DK 8045 UV mengalami kecelakaan tunggal di lintasan Jalan Raya Singaraja Gilimanuk, tepatnya di Jalan Gajah Mada Kelurahan Seririt, Kecamatan Seririt Buleleng.
Diduga truk tersebut membawa pakan ternak berlebihan. Laka lantas tunggal yang terjadi Sabtu 14 Mei 2022 sekitar pukul 18.30 WITA tidak menyebabkan adanya korban maupun gangguan lalu lintas lainnya.
Hal ini lantaran truk yang dikemudikan Putu Sudarsana (34) warga Dusun Taman Sari, Desa Sulanyah, terguling ke kiri bersama muatan dan hanya menutup sebagian ruas jalan satu arah tersebut.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Buleleng, AKP I Gede Sumarjaya saat dikonfirmasi membenarkan musibah laka lantas tunggal yang melibatkan Truck Isuzu DK 8045 UV yang oleng dan terjatuh.
Ia menjelaskan kecelakaan tersebut diduga karena kurang hati-hatinya pengemudi kendaraan truk Isuzu DK 8045 UV yang datang dari arah barat menuju ke selatan pada saat memasuki tikungan tidak bisa menguasai kendaraannya.
"Akhirnya, mengakibatkan oleng dan jatuh ke kiri jalan dengan posisi truk miring ke kiri jalan,” ungkap Sumarjaya.
Upaya evakuasi masih dilakukan hingga tengah malam, terlihat di lokasi laka lantas tersebut masih dilakukan penanganan dan sejumlah personel polisi dari Polsek Seririt berjaga-jaga dan melakukan pengaturan lalu lintas.
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3634 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1245 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1201 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1047 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun