Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Apakah Stroke Bisa Sembuh? Begini Penjelasannya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Stroke adalah penyakit aktif dan progresif dan umumnya menyerang secara tiba-tiba, serta berkembang secara dramatis pada beberapa jam pertama. Dalam beberapa hari pertama, cedera dan kecacatan akibat stroke biasanya mencapai puncak maksimum dan kemudian stabil. Lantas, apakah stroke bisa sembuh? Begini penjelasannya.
Diketahui, stroke dapat menyebabkan hilangnya fungsi secara permanen. Efek jangka panjang dari stroke tergantung pada bagian otak mana yang rusak dan seberapa banyak. Sejumlah penelitian menyebutkan bahwa setelah stroke, sedikit lebih dari sepertiga orang memiliki kecacatan yang memengaruhi aktivitas sehari-hari mereka.
Jenis kecacatan yang paling umum setelah stroke adalah gangguan bicara, keterbatasan kemampuan fisik, kelemahan atau kelumpuhan anggota badan pada satu sisi tubuh, kesulitan menggenggam atau memegang sesuatu, dan kemampuan berkomunikasi yang melambat. Adapun gejala selengkapnya yakni sebagai berikut ini:
- Kesulitan dalam menemukan kata-kata yang tepat atau memahami apa yang dikatakan orang lain (afasia atau disfasia)
- Kelemahan pada otot yang membantu bicara (disartria)
- Disfungsi koneksi saraf antara otak dan mulut Anda, membuat sulit berbicara (dispraxia)
- Masalah membaca dan menulis yang disebabkan oleh tangan yang lemah untuk menulis atau masalah berpikir atau melihat.
Apakah Stroke Bisa Sembuh?
Apakah stroke bisa sembuh? Melansir dari sejumlah sumber, perawatan dini dan rehabilitasi setelah stroke dapat meningkatkan pemulihan dan banyak orang mendapatkan kembali banyak fungsi dalam otak dan tubuhnya.
Jenis profesional kesehatan yang dapat membantu pemulihan penderita stroke bergantung pada jenis stroke yang Anda hadapi. Namun, langkah pertama yang baik untuk perawatan stroke adalah berbicara dengan dokter atau tim rehabilitasi, yang mana mereka dapat membantu Anda secara langsung atau merujuk Anda ke profesional kesehatan lainnya.
Selain dokter, ada sejumlah profesional kesehatan lainnya yang dapat menawarkan bantuan pada penderita stroke untuk proses pemulihannya. Adapun profesional kesehatan tersebut meliputi:
- psikolog klinis
- neuropsikolog
- terapis okupasi
- ahli fisioterapi
- psikiater
- perawat rehabilitasi
- pekerja sosial
- ahli patologi bicara
Bukan hanya itu, bantuan keluarga di rumah dan perawatan yang baik juga bisa sangat membantu Anda untuk proses penyembuhan. Oleh karena itu, tetap terhubung dengan keluarga dan teman, atau bergabung dengan kelompok pendukung dengan orang lain yang mengalami stroke juga dapat membantu kesejahteraan fisik dan emosional Anda. Sehingga membantu proses penyembuhan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 342 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 259 Kali
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 228 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan