Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 24 Agustus 2026
Pusat Gempa Nias Dekat Titik Pernah Picu Tsunami Kecil
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gempa dengan Magnitudo 6,2 yang mengguncang barat daya Lahomi, Nias, Sumatera Utara, pada Rabu (25/5) pukul 22.05 WIB, terjadi di dekat titik yang memicu tsunami kecil pada 2016.
Kepala Badan Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono mengungkapkan episenter gempa itu terletak di koordinator 4,06° LS - 93,57° BT. Tepatnya di laut pada jarak 828 Km arah barat daya Lahomi Nias, Sumatera Utara dengan kedalaman 10 km.
"Episenter gempa ini berdekatan dengan pusat gempa besar pada 2 Maret 2016 magnitudo 7,8 dan memicu tsunami kecil," lanjut Daryono.
Melihat lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal dipicu deformasi batuan di Investigator Fracture Zone (IFZ) di Wharton Basin, Samudra Hindia. Jenis mekanismenya adalah geser (strike-slip) yang merupakan ciri mekanisme gempa di Investigator Fracture Zone (IFZ).
Hasil analisis mekanisme sumber juga menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan mendatar (strike-slip fault).
Sejauh ini gempa itu tak berdampak signifikan. Berdasarkan laporan masyarakat efek gempa berupa guncangan yang dirasakan di Nias Selatan II-III MMI. Getaran dirasakan nyata dalam rumah, seakan-akan ada truk berlalu.
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Lokasi episenter yang cukup jauh dari Pulau Sumatera membuat guncangan ini tidak berpotensi merusak.
Sementara itu, untuk hasil pemodelan tsunami dengan sumber, gempa ini tidak berpotensi tsunami.
"Hingga pagi ini, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock)," ujar Daryono.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4640 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2447 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2094 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1703 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1135 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun