Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 7 Oktober 2026
Penelitian: iPhone Paling Rentan Diretas, Begini Penjelasannya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebuah penelitian dari Technical University of Darmstadt, Jerman, mengungkapkan kalau iPhone Apple jadi ponsel paling rentan diretas (hack) saat dalam kondisi mati (tidak beroperasi).
Alasannya, teknologi wireless masih bekerja ketika iPhone dalam keadaan mati.
Saat iPhone dimatikan, sebagian chip nirkabel seperti Bluetooth, Near Field Communications (NFC), dan Ultra Wideband (UWB) tetap berjalan hingga 24 jam.
Kemudian Apple juga memiliki fitur Find My untuk membantu menemukan perangkat apabila hilang atau dicuri.
Ini juga menyediakan akses ke berbagai aset seperti kartu kredit, kartu pelajar, hingga kunci digital.
Sayangnya fitur ini seperti pisau bermata dua lantaran chip nirkabel itu memiliki akses langsung ke elemen keamanan.
Dengan kata lain, ini berpotensi dimanfaatkan hacker untuk memasang malware di iPhone, bahkan saat sistem iOS tak berjalan.
Chip nirkabel ini juga tetap aktif meski dalam Low Power Mode (LPM). Namun, dukungan LPM ini diimplementasikan pada tingkat hardware.
Artinya, celah ini tidak bisa diperbaiki secara mudah hanya dengan update software, sebagaimana diungkap Gizmochina, Kami (26/5/2022).
Para peneliti kemudian melakukan analisis keamanan fitur LPM yang diperkenalkan dengan iOS 15.
Mereka menemukan bahwa firmware Bluetooth LPM dapat dimodifikasi untuk menjalankan malware di iPhone.
Ini memungkinkan hacker memiliki akses tingkat sistem untuk melacak lokasi seseorang atau menjalankan fitur baru di ponsel mereka.
Namun, celah ini hanya berpengaruh untuk iPhone yang sudah dimodifikasi atau yang disebut sebagai jailbreak.
Meski demikian, celah tersebut mungkin masih bisa dimanfaatkan sebagai spyware untuk mengintai pengguna.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1470 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1236 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 685 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 577 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 547 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung