Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 8 Oktober 2026
Polisi Swiss Beberkan Kendala Pencarian Anak RK Eril
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kepolisian maritim Bern, Swiss, mengungkapkan kendala pencarian anak Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz (Eril), yang hilang di Sungai Aare, Bern, Swiss, memasuki hari keempat, Minggu (29/5).
Mengutip dari situs resmi Kementerian Luar Negeri Indonesia, Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Swis mengabarkan pihak kepolisian maritim Bern terkendala kondisi air keruh Sungai Aare.
"Menurut Polisi Maritim, proses pencarian pada hari ini masih terkendala oleh tingkat kekeruhan air yang bersumber dari partikel lelehan salju," demikian pernyataan KBRI di Bern, di situs resmi Kemlu RI.
KBRI juga melaporkan, kepolisian maritim Bern mulai mengerucutkan area pencarian yang dinilai paling potensial di wilayah Marzili. Kepala Polisi Maritim Bern memimpin langsung proses pencarian di hari keempat sejak pukul 09.00 waktu setempat.
Pencarian di sesi pagi hari dilakukan dengan metode boat search dengan menggunakan teropong untuk memantau situasi bawah air. Di sore harinya, fokus area pencarian adalah antara pintu air Schwellenmaetelli dan Engehalde dengan menggunakan perahu.
"Hingga pukul 7 malam waktu setempat, pencarian belum membuahkan hasil yang diharapkan," lanjut pernyataan itu.
Namun, pencarian Eril pada hari keempat yang berlangsung Minggu (29/5) itu belum membuahkan hasil. Pencarian Emmeril akan dilanjutkan lagi pada Senin (30/5) pagi waktu setempat dipimpin langsung oleh Kepala Polisi Maritim Bern.
Sebelumnya, Eril hilang saat berenang di sungai Aare, Kamis (26/5) siang waktu setempat. Ia diduga terseret arus sungai yang cukup deras.
Ketika itu Eril sedang berada di Swiss untuk mencari sekolah dan beasiswa.
Pihak KBRI Bern mengatakan saat ini pencarian Eril menjadi prioritas polisi di Swiss. Aparat yang terdiri dari polisi sungai, polisi medis, dan pemadam kebakaran melakukan pencarian dengan berbagai metode, termasuk drone, kapal, dan penyelaman.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1478 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1241 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 694 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 582 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 552 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung