Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 5 Juli 2026
Nakhoda KM Ladang Pertiwi Tenggelam Ditemukan Selamat
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Nakhoda Kapal Motor (KM) Ladang Pertiwi 02 Suparman (49) ditemukan selamat oleh tim pencari setelah kapal yang dikemudikannya tenggelam di Selat Makassar beberapa waktu lalu.
"Suparman sudah ditemukan sesuai daftar," kata Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) Kombes Komang Suartana saat dikonfirmasi, Senin (30/5).
Ia menyebutkan bahwa Suparman dievakuasi menuju Kota Baru bersama tiga orang lainnya yang telah ditemukan.
Tim SAR, kata Komang, saat ini tengah berfokus untuk melakukan penyelamatan korban dalam insiden kecelakaan kapal tenggelam tersebut. Pasalnya, sejauh ini puluhan orang telah ditemukan selamat.
"Untuk sementara kami fokus dalam penyelamatan korban dan melakukan pencarian korban yang belum diketemukan serta berkoordinasi dengan instansi terkait " ucap dia.
Sementara, berdasarkan data Dinas Penerangan Angkatan Laut korban yang ditemukan selamat sudah berjumlah 21 orang hingga kemarin. Jumlah penumpang kapal itu sebanyak 42 orang, sehingga pencarian masih dilakukan terhadap 21 orang lainnya.
"Unsur-unsur yang dikerahkan TNI AL dalam mendukung pencarian korban yaitu KRI Sultan Hasanuddin - 366, KRI Malahayati - 362, KRI Mandau - 621, KRI Pulau Rupat - 712 dan KAL Suluh Pari II - 6 - 60, serta Pesud Cassa U-6207," tulis keterangan resmi Dispen TNI AL, Minggu (29/5).
TNI juga mengerahkan dua kapal berjenis KRI MDU-621 dan KRI PRP-712 untuk melaksanakan proses bekal ulang sebelum menempati lokasi pencarian (SAR).
Selain itu terdapat pesawat udara U-6207 yang melakukan patroli untuk mendukung pencarian korban. Menurut TNI terdapat beberapa tanda di lokasi kejadian yang diduga berasal dari kapal tenggelam itu.
"Beberapa tanda-tanda yang dapat ditemukan saat ini di lokasi kejadian adanya serpihan dan tumpahan minyak," tandasnya.
KM Ladang Pertiwi 02 tenggelam di perairan Selat Makassar, Kamis (26/5) pukul 13.30 WITA. Kapal diduga kehabisan bahan bakar ketika memasuki perairan Selat Makassar. Selain itu, cuaca sedang buruk di sekitar Sulawesi Selatan. Kapal pun tenggelam.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3546 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1126 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 530 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 511 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun