Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 5 Juli 2026
99,9 Persen Wisatawan Hilang di Sungai Aare Ditemukan 3 Minggu
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kejadian wisatawan hilang di Sungai Aare sudah beberapa kali terjadi. Mayoritas dapat ditemukan dalam 3 minggu. Duta Besar RI untuk Swiss, Muliaman D Hadad, memaparkan data dari Kepolisian Swiss yang mengungkap 15-20 wisatawan tenggelam dan terbawa arus Sungai Aare setiap tahunnya.
Menurut Muliaman, banyaknya kasus orang tenggelam maupun hilang di Sungai Aare disebabkan karena lokasi tersebut merupakan tempat wisata yang banyak didatangi warga. Bukan hanya menyaksikan keindahan Sungai Aare, wisatawan biasanya berenang dan bermain di air.
"Jadi kenapa cukup banyak karena bisa disampaikan ini tempat orang berenang (wisata) jadi kasusnya 15-20 setahun," kata dia.
Dari jumlah itu, mayoritas dapat ditemukan.
"Mayoritas kejadian serupa pada tahun-tahun sebelumnya itu 99,9 persen ditemukan dalam tiga pekan," kata Muliaman dalam konferensi pers, Senin (30/5/2022).
Akan tetapi, pada waktu kritikal ada juga korban yang sudah ditemukan dalam tiga hari. Muliaman sendiri tak menyebut dengan jelas berapa persentasenya.
"Tiga hari pertama biasanya sering ditemukan tetapi mayoritas tiga minggu," ujarnya.
Lebih lanjut, perbedaan waktu penemuan wisatawan hilang ini tergantung pada sejumlah faktor. Misalnya cuaca, kenaikan debit air hingga kondisi air sungai yang keruh dapat menghambat pencarian korban.
Sementara itu untuk pencarian putra Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz (Eril) yang terseret arus Sungai Aare terus dilakukan tanpa batas waktu.
"Sebenarnya, tidak ada batas waktu karena ketika bertemu dengan tim SAR jawaban dari polisi sungai adalah 'menjadi tugas kami, menjadi pemantau polisi sungai'. Jadi tidak ada ucapan kapan pencarian akan dihentikan. Pencarian terus dilakukan setiap hari karena itu memang menjadi tugas mereka sehari-hari," kata dia.
Pencarian Eril terus dilakukan dengan mengerahkan berbagai upaya, termasuk menggunakan drone, penyelam, hingga teropong.(sumber: detik.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3546 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1126 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 530 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 511 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun