Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 5 Juli 2026
Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Kenali dan Pahami Bahayanya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang diperingati setiap tanggal 31 Mei 2022 menjadi momen tepat untuk mengampanyekan bahaya merokok.
Mengutip Health.Gov, ada beragam bahan kimia berbahaya yang bisa masuk ke tubuh manusia karena merokok. Nikotin misalnya, sangat adiktif yang bisa mengubah struktur otak saat menerima dopamin.
Ada juga tar, yang merupakan zat karsinogenik alias dapat menyebabkan kanker. Untuk itu, kenali ragam bahan kimia berbahaya lainnya yang bisa masuk saat merokok.
Nikotin
Ketergantungan akan nikotin sangat beresiko bagi kesehatan, mulai dari mempersempit pembuluh darah, arteri, merusak hati, serta memperlambat darah dan mengurangi oksigen pada kaki dan juga tangan.
Karbon Monoksida
Bahan kimia ini tentu membuat jantung seseorang kehilangan oksigen yang dibutuhkan untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Seiring waktu, saluran udara dapat membengkak bila kecanduan nikotin. Bahkan, udara akan masuk lebih sedikit ke paru-paru.
Tar
Bahan kimia rokok seperti tar, merupakan zat lengket yang melapisi paru-paru.
Tentunya, tar dapat mengganggu kesehatan tubuh seseorang, mulai dari penyakit gusi, gangguan kesuburan, kemandulan, kanker mulut, hingga penyakit jantung.
Fenol
Bahan kimia rokok yang satu ini dapat melumpuhkan serta membunuh sel-sel rambut. Zat beracun ini sangat berbahaya bagi sistem saraf pusat, kardiovaskular, pernapasan, hingga ginjal.
Tiny Particles
Partikel yang ada di dalam rokok tersebut, dapat membuat seseorang menyebabkan iritasi tenggorokan serta paru-paru. Pada akhirnya, ini menyebabkan produksi banyak lendir, sehingga merusak jaringan paru-paru.
Amonia dan Formaldehida
Kedua bahan kimia berbahaya yang satu ini, dapat menyebabkan seseorang mengalami iritasi mata, hidung, serta tenggorokan jika kecanduan mengonsumsi rokok.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3530 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1126 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 530 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 501 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun