Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 5 Juli 2026
Truk Terjun Bebas di Jembatan Mendoyo, Kasatlantas Geram
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Satu unit truk sarat muatan semen terjun ke dasar sungai tepatnya di Jembatan Biluk Poh Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Senin (30/05/2022) sekitar pukul 03.40 WITA.
Kejadian terjadi akibat diduga sopir truk tersebut mengantuk. Dari informasi yang dihimpun, truk tronton bermuatan semen yang dikemudikan Muktar Ahmad Dahlan (44) Banjar Dinas Tegal Bunder, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Singaraja, bergerak menuju Denpasar saat memasuki bibir jembatan hilang kendali.
Truk kemudian oleng ke kanan menabrak reling atau payal jembatan langsung terjun bebas ke sungai. Dalam kejadian tersebut sopir maupun kernet truk hanya mengalami luka ringan.
Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Aan Saputra R A saat dikonfirmasi awak media membenarkan kejadian tersebut. Dirinya mengaku truk tersebut saat memasuki tikungan menuju jembatan oleng ke kanan dan menabrak pembatas jembatan dan terjun ke bawah.
Situasi saat itu kondisi arus lalu lintas landai dan suasana gelap tanpa lampu penerangan.
"Terkait penerangan jalan di setiap jalur yang rawan, saya sudah upayakan mengirim surat kepada instansi terkait sebelumnya. Saya sebagai kasat lantas tidak akan bermain-main dengan orang yang cuek terkait kondisi jalan, kita pasti akan pidanakan. Hal tersebut demi mengurangi atau menghilangkan korban jiwa," tegasnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3530 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1126 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 530 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 501 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun