Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 23 Agustus 2026
Bos Xiaomi Pakai 4 Ponsel Sekaligus
BERITABALI.COM, NASIONAL.
CEO Xiaomi, Lei Jun, memamerkan empat ponsel Android yang dipakai untuk kebutuhan sehari-hari.
Semua ponsel itu adalah buatan Xiaomi, entah itu di kelas flagship maupun mid-range.
"Kalian dapat melihat bahwa saya telah mengubah beberapa ponsel baru-baru ini di Weibo, dan kalian khawatir saya telah mengganti ponsel lagi," kata Lei Jun di akun Weibo, dikutip dari Phone Arena, Selasa (31/5/2022).
Faktanya, dia menambahkan, semua ponsel ini ada di mejanya dan dia sering menggunakannya secara bersamaan.
Adapun empat ponsel yang digunakan Lei Jun mencakup Xiaomi 12, Mi 11 Ultra, Redmi Note 11T Pro, dan Xiaomi Civi. Itu semua adalah ponsel yang sudah dirilis resmi oleh Xiaomi.
Xiaomi 12 adalah model flagship terbaru yang dirilis bersama Xiaomi 12 Pro.
Keduanya sama-sama diperkuat chip Snapdragon 8 Gen 1, tapi perbedaan mencolok adalah Xiaomi 12 berukuran lebih kecil ketimbang versi Pro.
Sementara Redmi 11T Pro adalah ponsel kelas mid-range yang dirilis pekan lalu.
Ponsel ini memiliki keunggulan di charger, yang mana adaptornya memiliki kecepatan hingga 120W.
Lalu Xiaomi Civi sudah dirilis pada September 2021. Begitu pula dengan Mi 11 Ultra yang masih menjadi ponsel Xiaomi dengan kamera terbaik.
Sayang tidak ada Xiaomi 12 Ultra dalam unggahan Lei Jun tersebut.
Kemungkinan ponsel akan segera dirilis pada Juli nanti, sekaligus menjadi ponsel pertama hasil kolaborasi Xiaomi dan Leica.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4628 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2432 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2083 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1684 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1124 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun