Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 4 Juli 2026
5 Penyebab Terjadinya Cedera Olahraga Paling Umum
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kebiasaan olahraga sangat baik untuk menjaga kesehatan. Tapi yang sering jarang disadari, adalah beberapa kebiasaan yang dapat memicu terjadinya cedera. Penyebab terjadinya cedera olahraga sendiri cukup banyak, maka harus dipahami dan disadari sebagai langkah pencegahan.
Sebenarnya hal-hal penyebab terjadinya cedera olahraga bisa dilihat dari hal paling sederhana, hingga hal yang cukup kompleks. Berikut, beberapa penyebab terjadinya cedera olahraga yang paling sering dialami, dan bisa dicegah dengan cukup mudah.
1. Tidak atau Kurang Pemanasan
Olahraga, apapun jenisnya, wajib diawali dengan pemanasan yang baik. Peregangan otot kaki, tangan, bagian perut, otot leher, dan setiap otot yang diperlukan, harus dilakukan. Tujuannya agar otot berada dalam kondisi siap untuk terus digunakan secara intens dalam waktu tertentu.
Tidak atau kurang melakukan pemanasan bisa meningkatkan risiko cedera baik dalam olahraga ringan atau bahkan berat.
2. Teknik Latihan yang Salah
Melakukan olahraga atau latihan dengan personal trainer sebenarnya cukup direkomendasikan, karena bisa memastikan Anda melakukan gerakan atau teknik yang tepat. Tidak sedikit cedera terjadi akibat penggunaan teknik yang salah, dan membuat tubuh berpostur buruk. Tekanan beban pada otot yang salah atau posisi yang tidak tepat, meningkatkan risiko cedera.
Maka dari itu, pastikan Anda menggunakan teknik latihan atau gerakan dengan tepat. Anda bisa meminta rekomendasi personal trainer atau orang yang lebih paham untuk hal ini.
3. Kondisi Genetik atau Turunan
Poin ketiga sebenarnya cukup mendasar, yakni faktor genetik atau turunan. Penyebab terjadinya cedera olahraga yang diakibatkan karena faktor ini harus dikonsultasikan dengan orang yang benar-benar ahli, agar ketika olahraga tetap ingin dilakukan Anda bisa menggunakan adaptasi yang tepat.
Baik dari segi teknik, porsi latihan, atau variabel lain, bisa disesuaikan dengan kondisi yang Anda miliki.
4. Melakukan Olahraga Berlebihan
Sekuat apapun tubuh yang Anda miliki, tetap ada batas yang jelas untuk mengatakan cukup. Olahraga memang hal yang baik, namun saat dilakukan berlebihan akan memberikan beban pada tubuh yang diluar kapasitasnya sehingga memicu cedera.
Pastikan porsi olahraga harian Anda tidak berlebihan dan sesuai dengan kekuatan tubuh. Jika ingin meningkatkan porsi latihan, lakukan secara bertahap dan perlahan sesuai arahan atau rekomendasi.
5. Peralatan yang Tidak Mendukung
Beberapa olahraga permainan menggunakan peralatan yang khusus. Misalnya sepatu basket untuk bermain basket, sepatu badminton untuk badminton, dan seterusnya. Hal ini karena setiap olahraga memiliki gerakan yang khas, sehingga membutuhkan dukungan optimal pada bagian tertentu dari tubuh yang digunakan.
Peralatan yang tidak mendukung bisa jadi penyebab terjadinya cedera olahraga. Jika memungkinkan, selalu gunakan peralatan pendukung yang berkualitas dan sesuai dengan olahraga yang dilakukan.
Itu tadi setidaknya 5 penyebab terjadinya cedera olahraga yang sering dialami. Cermati setiap poinnya, dan pastikan Anda menghindari risiko di atas!(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3250 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1096 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 495 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 456 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun