Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 4 Juli 2026
Anjing Positif Rabies Gigit 5 Warga, Vaksinasi di Jembrana Diperluas
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana memperluas pelaksanaan vaksinasi darurat terhadap hewan penular rabies (HPR) di Banjar Tangi, Desa Tegal Badeng Timur, Kecamatan Negara. Langkah ini dilakukan setelah hasil uji laboratorium memastikan seekor anjing yang sebelumnya menggigit lima warga dinyatakan positif rabies.
Sebelumnya, vaksinasi hanya difokuskan pada radius tiga kilometer dari lokasi ditemukannya kasus. Namun, untuk mengantisipasi penyebaran virus rabies, petugas kini menyasar seluruh wilayah Banjar Tangi.
Koordinator Medik Veteriner Kecamatan Negara, drh Ni Nyoman Citra Susilawati, mengatakan perluasan cakupan vaksinasi merupakan upaya pencegahan agar penyebaran rabies tidak meluas ke lingkungan sekitar.
"Vaksinasi kami perluas ke seluruh Banjar Tangi. Pelaksanaannya belum selesai dan akan dilanjutkan kembali pada Senin mendatang," ujarnya, Jumat (3/7/2026).
Vaksinasi darurat tersebut merupakan tindak lanjut setelah Balai Besar Veteriner Denpasar mengeluarkan hasil pemeriksaan laboratorium yang menyatakan sampel otak anjing pelaku gigitan positif mengandung virus rabies.
Pada pelaksanaan vaksinasi, Jumat (3/7/2026), petugas berhasil memberikan vaksin kepada 62 ekor hewan penular rabies, yang terdiri dari 24 ekor anjing dan 38 ekor kucing. Sebelumnya, sebanyak 50 ekor HPR juga telah divaksin, yakni 20 ekor anjing dan 30 ekor kucing.
Citra menjelaskan, populasi anjing di Desa Tegal Badeng Timur diperkirakan mencapai 327 ekor, sedangkan jumlah populasi kucing masih dalam proses pendataan oleh petugas.
Hingga awal Juli 2026, Kecamatan Negara menjadi salah satu wilayah dengan jumlah kasus rabies yang cukup tinggi di Kabupaten Jembrana. Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, tercatat 15 kasus positif rabies yang tersebar di beberapa desa.
Rinciannya meliputi Desa Banyubiru sebanyak lima kasus, Desa Baluk tiga kasus, Desa Berangbang tiga kasus, Desa Loloan Barat satu kasus, Desa Banjar Tengah satu kasus, Desa Tegal Badeng Timur satu kasus, serta Desa Lelateng satu kasus. Sementara itu, estimasi populasi hewan penular rabies di Kecamatan Negara mencapai sekitar 8.188 ekor.
Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran rabies. Warga diminta segera melapor kepada petugas apabila menemukan hewan yang menunjukkan gejala rabies atau mengalami gigitan dari anjing maupun hewan penular rabies lainnya agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3224 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1096 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 493 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 416 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun