Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Siswa Miskin Tidak Diterima di SMA di Bali: Lapor ke DPRD

Selasa, 7 Juni 2022, 10:10 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/suara.com/Siswa Miskin Tidak Diterima di SMA di Bali: Lapor ke DPRD.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

DPRD Bali memastikan akan mengawasi ketat proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK tahun ajaran 2022/2023.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Gusti Putu Budiarta saat ditemui di DPRD Bali, Senin, 6 Juni 2022.

Apalagi, menurutnya para siswa miskin di Bali yang berjumlah 18 ribu siswa tersebut mendapat prioritas utama untuk diterima di sekolah negeri.

Bahkan, pihaknya membuka posko pengaduan jika ada siswa miskin yang tidak diterima atau diakomodir di sekolah negeri dalam PPDB kali ini.

“Kalau tidak diterima, laporkan ke DPRD,” tegas dia 

Politisi senior PDIP ini juga mengatakan bahwa untuk memastikan siswa dalam kategori miskin atau tidak tersebut menurutnya bakal ada tim verifikasi yang turun memeriksa.

Tim tersebut terdiri dari Dinas Pendidikan, pihak sekolah, dan pemerintah desa dinas maupun adat.

Proses verifikasi itu sendiri menurutnya juga akan menjadi salah satu pokok utama pengawasan pihaknya selaku wakil rakyat.

“Jalur khusus miskin lebih diprioritaskan untuk diterima semua.  Sepanjang itu memenuhi persyaratan verifikasi dari tim,” kata pria yang juga Bendesa Adat Pedungan itu.

Hal ini sendiri dilakukan untuk memastikan 18 ribu siswa miskin tersebut mendapat hak-haknya untuk mengenyam pendidikan di sekolah-sekolah negeri

“Artinya dari 18 ribu siswa miskin  yang ada di Bali mendapatkan haknya sama. Tidak ada ketimpangan atau tidak pemerataan. Namun lebih berkeadilan. Kalau kita di DPRD apapun kebijakan  pemerintah yang berpihak kepada rakyat kita pasti akan dukung,” tegasnya.

Politisi PDIP ini  juga menyampaikan siswa miskin seluruh Bali akan merasakan kebijakan tersebut.

“Kita melihat pemerataan dan keadilan siswa miskin. Dimana yang salah kebijakan gubernur?, kan tidak ada yang salah,” ujarnya. (sumber:Suara.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami