Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 12 Mei 2026
Jurnalis Inggris Hilang di Amazon Brasil Tewas Usai Ditembak
BERITABALI.COM, DUNIA.
Polisi Brasil mengatakan jurnalis Inggris Dom Phillips dan pemandu lokal Bruno Araujo Pereira, yang menghilang di Amazon, Brasil dua minggu lalu tewas karena penembakan. Dilansir dari AFP, Minggu (19/6), Phillips (57) terkena satu tembakan di dada.
Sementara Pereira (41) dengan tiga tembakan, satu di kepala. Pereira merupakan seorang pembela hak-hak Pribumi yang vokal telah menerima beberapa ancaman pembunuhan.
Sementara itu, seorang tersangka lainnya, Jefferson da Silva Lima ditahan kepolisian setempat. Jefferson merupakan tersangka ketiga yang diduga membunuh Phillips dan Pereira.
Tersangka yang dikenal sebagai Pelado da Dinha itu menyerahkan diri ke kantor polisi di Atalaia do Norte.
Komisaris Alex Perez Timoteo mengatakan kepada situs berita G1 bahwa bukti dan kesaksian yang dikumpulkan sejauh ini menunjukkan bahwa tersangka "berada di TKP dan secara aktif berpartisipasi dalam pembunuhan ganda yang terjadi."
Sebelumnya, polisi Brasil resmi mengidentifikasi jenazah Phillips yang sempat hilang di Amazon saat melakukan penelitian. Jenazah Phillips ditemukan usai kepolisian melakukan investigasi dan menemukan potongan jasad di suatu lokasi di Amazon.
Salah satu tersangka juga mengaku telah membunuh Phillips dan mengungkapkan lokasi tempat ia mengubur jenazah sang wartawan korseponden The Guardian. Kepolisian Brasil menuturkan jenazah Phillips diidentifikasi melalui analisis forensik.
Jasad diduga Bruno Araujo Pereira, yang turut bersama Phillips sebelum dinyatakan hilang, juga telah ditemukan. Phillips (57) dan Pereira (41) hilang saat dalam perjalanan di Desa Javari, Amazon, pada 5 Juni lalu.
Mereka terakhir kali terlihat di Sao Rafael, kawasan di Amazon yang berjarak dua jam perjalanan kapal dari Atalaia do Norte. Keduanya hilang setelah mengikuti patroli suku pedalaman di Sungai Itaquai untuk mencegah invasi nelayan dan pemburu ilegal di Desa Javari.
Phillips dan Pereira mengikuti patroli itu dalam rangka riset untuk pembuatan buku mengenai upaya konservasi di kawasan tersebut.
Aparat setempat menganggap upaya konservasi itu "rumit dan berbahaya" karena berkaitan dengan penambangan ilegal dan jaringan narkoba internasional.
Proses pencarian Phillips dan Pereira menarik perhatian internasional karena dianggap mencerminkan betapa berbahaya bagi jurnalis untuk mengungkap kejahatan.
Setelah beberapa pekan pencarian, kepolisian menangkap dua tersangka pada Selasa (14/6) lalu.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1135 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 892 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 717 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 663 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik