Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 1 Oktober 2026
Dilarang Nyalakan HP di SPBU, Tapi Wajib Pakai MyPertamina
BERITABALI.COM, NASIONAL.
BBM bersubsidi seperti Solar Subsidi atau Pertalite khusus roda 4 diwajibkan membeli melalui MyPertamina per 1 Juli 2022. Kebijakan baru ini menimbulkan pertanyaan sebab di SPBU dilarang menghidupkan HP, lantas mengapa beli pertalite wajib pakai MyPertamina?
Berikut ini penjelasan tentang mengapa beli pertalite wajib pakai MyPertamina padahal dilarang menghidupkan HP di SPBU. Sebagaimana mana diketahui bahwa MyPertamina adalah aplikasi ciptaan perusahaan BUMN, Pertamina. Aplikasi ini dibuat untuk memudahkan pelanggannya mendapatkan BBM.
Agar dapat memakai aplikasi MyPertamina, pelanggan membutuhkan smartphone dan jaringan internet. Nah, hal inilah yang membuat publik bingung.
Banyak warganet yang mempertanyakan kebijakan beli pertalite wajib pakai MyPertamina ini. Salah satunya pemilik akun Twitter @BoWozZ. Dia pun mengunggah foto yang memperlihatkan bentuk ponsel yang disilang.
"Yang membuat kebijakan SPBU pakai MyPertamina sangat goblok dan Tolol sudah dilarang pakai HP dipertamina krn berbahaya untuk konsumen," tulis @BoWozZ.
Cuitan tersebut mendapat banyak komentar dan beberapa warganet juga merasa heran dengan kebijakan tersebut.
"Gua pernah diomelin sama petugasnya gara-gara lagi isi bensin terus ngeluarin HP wkwk," ungkap netizen lainnya.
Penjelasan MyPertamina
Berdasarkan penjelasan dalam akun Instagram MyPertamina, disebutkan bahwa menggunakan HP di SPBU diperbolehkan dengan beberapa syarat.
"Iya, boleh kok menggunakan handphone di SPBU asal sesuai dengan ketentuan keamanan lokasi penggunaan dan peruntukannya ya," dikutip dari akun @mypertamina, Selasa (28/6/2022).
Ketentuan yang dimaksud adalah penggunaan handphone di area SPBU diperbolehkan selama berada di public area. Seperti Convenience Store, Foodcourt, Kantor. Lalu untuk pembayaran menggunakan aplikasi MyPertamina boleh dilakukan dari dalam mobil atau dengan jarak aman 1,5 meter dari dispenser SPBU.
Sementara area dilarang pakai HP di SBPU adalah dekat tangki, tempat pembongkaran SPBU, dan terlalu dekat dengan pompa pengisian. Nah, itulah penjelasan mengapa beli pertalite wajib pakai MyPertamina meksipun dilarang menghidupkan HP di SPBU. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 234 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 186 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 172 Kali
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 161 Kali
Karyawan Toko di Sukawati Curi Rp73 Juta, Kabur ke Banyuwangi
Dibaca: 144 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar