Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Pengakuan Warga Karangasem yang Sudah Beralih ke TV Digital
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Warga Kabupaten Karangasem yang dulunya menggunakan TV analog kini secara bertahap mulai beralih mengunakan TV digital.
Sebagian besar mereka mengaku beralih ke TV Digital untuk mendapatkan gambar yang lebih jernih layaknya pengguna Parabola atau siaran berbayar.
Mengingat, selama ini jaringan yang diterima saat menggunakan TV analog tidak stabil sehingga mempengaruhi kualitas gambar yang ditonton.
"Waktu analog beberapa ada yang jernih, tapi ada juga gerimis, kemarin beli STB untuk TV Digital sudah sempat dipasang, gambarnya bagus jernih tapi ada salah satu chanel yang gambarnya masih macet - macet," kata Ketut Edi salah seorang warga Karangasem yang kini mencoba beralih menggunakan TV Digital, Selasa (5/7/2022).
Untuk berubah ke TV Digital, ia mengaku membeli set top box (STB) seharga Rp.225 ribu dan satu unit antena luarnya beserta kabel seharga Rp.100 ribu.
Hanya saja, karena salah satu chanel gambarnya masih macet - macet dan kebetulan chanel tersebut menjadi tontonan favorit ibunya, sementara STB tersebut tidak dipasang karena pada tv analog gambar chanel tersebut bisa ditangkap dengan baik.
"Mungkin karena antenanya kurang tinggi, sehingga tangkapan sinyalnya kurang bagus, nanti kalau benar benar sudah pindah total siarannya ke TV Digital, saya akan pasang lagi STB nya," ujar Edi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 567 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 439 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan