Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
4 Kebiasaan Sederhana Ini Bisa Sebabkan Gigi Sensitif
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gigi sensitif bisa terjadi karena beberapa faktor, tetapi paling sering terjadi ketika enamel yang melindungi permukaan gigi terbuka. Anda mungkin merasa gigi lebih sensitif atau terasa linu ketika mengonsumsi makanan atau minuman tertentu, seperti makanan dingin, asam atau manis.
"Salah satu penyebab utama gigi sensitif adalah lapisan dentin di dalam gigi telah terekspos karena enamel pelindung permukaan gigi telah rusak," kata Faizan Zaheer, dari Bupa Denta l Care dikutip dari Express.
Baca juga:
Cara Cepat Menurunkan Kolesterol Tanpa Obat
Hal ini biasa terjadi pada kasus gigi aus, gigi patah atau gigi berlubang yang tidak terisi. Sensitivitas juga bisa terjadi di sekitar leher gigi ketika gusi telah surut, yang cenderung terjadi seiring bertambahnya usia.
Dentin di bawahnya bisa terbuka karena area ini tidak tertutup oleh enamel pelindung. Pasien yang sedang menjalani prosedur medis pada bagian mulut atau memiliki tambalan gigi mungkin juga akan mengalami gigi sensitif.
Terlepas dari penyebab langsung sensitivitas gigi Anda, ada beberapa kebiasaan umum yang dapat meningkatkan risiko sakit gigi atau memperburuk sensitivitas gigi yang sedang berlangsung, seperti:
1. Konsumsi makanan dan minuman tertentu
"Cobalah menghindari makanan dan minuman asam, seperti minuman bersoda, permen, dan karbohidrat olahan yang bisa mengikis enamel gigi sehingga dentin menjadi terbuka," ujar Zaheer.
Selain menghindari makanan tertentu, ada beberapa makanan ringan yang lebih ramah gigi. Keju, susu, buah non-jeruk, dan sayuran akan membantu melawan efek asam di mulut Anda dan mengurangi risiko jaringan gigi yang sehat agar tidak terkikis.
2. Menyikat gigi secara berlebihan
Anda cukup sikat gigi 2 kali sehari, karena terlalu sering sikat gigi bisa menyebabkan resesi gusi yang bisa mengekspos akar di bawah gigi, sehingga gigi akan menjadi lebih sensitif.
3. Menggertakkan gigi
Kebiasaan menggertakkan gigi biasanya terkait dengan stres dan kecemasan. Tapi, ada pula yang melakukannya tanpa sadar di malam hari.
Kebiasaan ini bisa mengikis enamel gigi, sehingga membuat gigi menjadi lebih sensitif. Sebaiknya, Anda mencari dokter gigi untuk mengatasi kondisi ini.
4. Perawatan pemutihan gigi
Anda mungkin juga tertarik melakukan perawatan pemutihan gigi agar lebih percaya diri ketika tersenyum. Tapi, beberapa perawatan pemutihan gigi bisa menyebabkan gigi sensitif.(sumber: suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7743 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5629 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan