Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
Jeje Slebew Dikeplak Pengunjung Citayam Fashion Week
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Imbas marah-marah saat diminta foto di sekitar kawasan Sudirman, popularitas Jeje Slebew sebagai bintang Citayam Fashion Week mulai redup. Seiring viralnya cuplikan video marah-marahnya tersebut, Jeje Slebew ramai dianggap mengidap star syndrome.
Selain marah-marah, tingkah Jeje Slebew yang wara-wiri ditemani pengawal turut menuai kritik pedas sejumlah netizen. Akibat polahnya tersebut, sebagian pengunjung Citayam Fashion Week ramai mengutarakan perasaan kecewanya kepada Jeje Slebew.
Baru-baru ini, Jeje Slebew terpantau dikeplak oleh salah satu pengunjung Citayam Fashion Week lantaran dianggap arogan. Dari unggahan yang beredar, Jeje Slebew dan pengawalnya kena amuk salah seorang pengunjung Citayam Fashion Week.
"Sok-sokan jadi artis baru sampai bawa pengawal, Jeje dan pengawalnya digaplok pengunjung," tulis caption yang disertakan dalam video.
Cuplikan unggahan video Jeje Slebew dikeplak oleh pengunjung Citayam Fashion Week ini viral dengan mendapat atensi lebih dari 10 juta jumlah tayangan.
"Jeje dan pengawal pribadinya," tulis akun TikTok @bang_rsant, dilansir pada Senin (1/8/2022).
Perihal itu, sejumlah netizen turut memberikan respons dan komentar yang beragam.
"Mewakili perasaan kami semua," tulis seorang netizen, "Ngalahin artis beneran," ujar netizen lain, "Ngakak banget," ucap netizen yang lainnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3386 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1750 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 804 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan