Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Jeje Slebew Dikeplak Pengunjung Citayam Fashion Week
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Imbas marah-marah saat diminta foto di sekitar kawasan Sudirman, popularitas Jeje Slebew sebagai bintang Citayam Fashion Week mulai redup. Seiring viralnya cuplikan video marah-marahnya tersebut, Jeje Slebew ramai dianggap mengidap star syndrome.
Selain marah-marah, tingkah Jeje Slebew yang wara-wiri ditemani pengawal turut menuai kritik pedas sejumlah netizen. Akibat polahnya tersebut, sebagian pengunjung Citayam Fashion Week ramai mengutarakan perasaan kecewanya kepada Jeje Slebew.
Baru-baru ini, Jeje Slebew terpantau dikeplak oleh salah satu pengunjung Citayam Fashion Week lantaran dianggap arogan. Dari unggahan yang beredar, Jeje Slebew dan pengawalnya kena amuk salah seorang pengunjung Citayam Fashion Week.
"Sok-sokan jadi artis baru sampai bawa pengawal, Jeje dan pengawalnya digaplok pengunjung," tulis caption yang disertakan dalam video.
Cuplikan unggahan video Jeje Slebew dikeplak oleh pengunjung Citayam Fashion Week ini viral dengan mendapat atensi lebih dari 10 juta jumlah tayangan.
"Jeje dan pengawal pribadinya," tulis akun TikTok @bang_rsant, dilansir pada Senin (1/8/2022).
Perihal itu, sejumlah netizen turut memberikan respons dan komentar yang beragam.
"Mewakili perasaan kami semua," tulis seorang netizen, "Ngalahin artis beneran," ujar netizen lain, "Ngakak banget," ucap netizen yang lainnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2035 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1803 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun