Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Waspadai 4 Tanda Kanker Rahim, Biasanya Diabaikan Wanita
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kanker endometrium atau kanker rahim merupakan kanker paling umum dari organ reproduksi wanita. Namun, kanker ini termasuk jenis yang sulit dikenali sejak dini.
Baca juga:
Dokter Boyke Bongkar Bahaya Kecanduan Onani
"Seringkali gejalanya tidak jelas dan dapat dikaitkan dengan gal lain karena pikiran orang tidak langsung tertuju ke kanker," kata kepala onkologi medis di Valley Health System, Eleonora Teplinsky.
Akibatnya, banyak orang salah didiagnosis atau menunggu terlalu lama untuk mencari pengobatan. Namun bila seseorang bisa mengalami gejala, tandanya bisa berupa:
1. Pendarahan yang tidak biasa
Tanda awal paling umum dari kanker endometrium adalah pendarahan vagina atau bercak di luar periode menstruasi normal. Menstruasi yang tidak teratur dapat menimbulkan kekhawatiran pada gadis muda.
"Kuncinya adalah tidak mengabaikan pendarahan itu. Ketika ada sesuatu yang tidak beres dari tubuh, dan itu tidak normal, periksalah," saran Teplinsky, dikutip Insider.
2. Nyeri panggul atau nyeri saat berhubungan seksual
Kanker endometrium juga bisa menyebabkan rasa sakit di daerah panggul, dan ini bisa samar sehingga sering diabaikan.
"Kita tidak selalu mengaitkannya dengan kanker, tetapi apa pun yang terasa tidak enak harus dievaluasi," sambungnya.
Menurut Teplinsky, seks yang menyakitkan atau pendarahan setelahnya layak untuk diperiksa.
3. Merasa kembung terus-menerus
Kanker rahim terkadang dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang tidak dapat dijelaskan. Bisa juga terasa kembung atau kenyang yang tidak biasa.
"Jika Anda makan beberapa suap dan merasa terlalu kenyang untuk terus makan, itu tidak normal," kata Teplinsky.
4. Masalah pencernaan dapat mengindikasikan kanker stadium lanjut
Salah satu faktor yang membuat kanker endometrium dan kanker reproduksi lainnya sulit dideteksi adalah terkadang disalahartikan sebagai masalah pencernaan, termasuk refluks asam atau sindrom iritasi usus besar (IBS).
"Gejala seperti mual, muntah, dan gangguan pencernaan lainnya mudah disalahartikan," ungkap Teplinsky.(sumber: suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1461 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1104 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 947 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 842 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik