Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Racik Batang Ganja Jadi Coklat, Satpam Kos Disergap
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Polsek Denpasar Barat meringkus kurir narkoba bernama Richard Fajariadi dalam sebuah penyergapan di rumahnya di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Pondok Purnawira V No. 14 Padangsambian Kelod, Kecamatan Denpasar Barat.
Satpam kos-kosan itu dibekuk dengan barang bukti ganja kering seberat 1 kg. Terungkap tersangka juga meracik batang ganja menjadi coklat batangan yang siap diedarkan.
Menurut Kapolsek Denpasar Barat I Made Hendra Agustina barang bukti ganja kering merupakan pengiriman paket dari Surabaya melalui jasa J&T. Paketan tersebut sedianya akan dikirim ke rumah kos tersangka di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Pondok Purnawira V No. 14 Padangsambian Kelod, Denpasar Barat.
Setelah menerima paketan tersebut Tim Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Barat dipimpin Kanitreskrim Iptu Kevin Mario Immanuel melakukan penyelidikan setelah paketan tersebut sampai ke Bali, pada Jumat 5 Agustus 2022.
"Tim membuntuti tujuan paketan tersebut sesuai alamat dalam paket," ujarnya.
Setelah paketan tiba di rumah, Polisi kemudian menangkap tersangka Ricard selaku si penerima. Ia mengakui paketan ganja itu miliknya. Barang bukti yang disita yakni berupa buntalan lakban warna cokelat beisi daun, batang dan biji kering diduga ganja dengan berat bruto 1 kg.
Selain itu juga ditemukan tiga paket kecil ganja dengan berat 2.85 gram, 2.95 gram, dan 2.95 gram. Ada juga timbangan elektrik dan beberapa plastik klip bening.
"Barang bukti yang kami amankan yakni 1 kg ganja kering," ujarnya.
Ricard mengatakan bahwa ganja kering yang dipaketkan dari Surabaya itu adalah milik kakaknya di Palembang. Atas nama Tomy Rirehena yang kini ditahan di Lapas Palembang.
Baca juga:
MUI Akan Bahas Fatwa Ganja Untuk Medis
"Dia mengaku ganja ini milik kakaknya yang ditahan di lapas dan masih kami selidiki. Paket ganja besar akan dipecah dan diedarkan kembali dalam paket kecil," tambahnya.
Kapolsek Hendra juga mengatakan pemuda berusia 26 tahun itu juga diketahui memproduksi sendiri coklat batangan berbahan dasar cairan ganja.
Dijelaskanya di kamar pelaku juga ada dua liter rendaman batang ganja pakai alkohol. Dimana nantinya rendaman itu dicampur coklat dan dibekukan kembali dan dikirim ke luar kota.
"Ia mengaku rendaman ini akan dijadikan coklat untuk dikonsumsi," tambahnya.
Atas perbuatanya tersangka Ricard dijerat Pasal 111 Ayat (1) dan atau pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1461 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1104 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 947 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 842 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik