Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bale Dangin di Penatih Terbakar Usai Otonan, Lansia Luka Bakar

Rabu, 5 Agustus 2026, 16:51 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Bale Dangin di Penatih Terbakar Usai Otonan, Lansia Luka Bakar.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Kebakaran melanda satu unit bangunan bale dangin beserta isinya di Jalan Trenggana, Kelurahan Penatih, Kecamatan Denpasar Timur, Selasa (4/8/2026) malam. Kebakaran tersebut diduga dipicu dupa yang masih menyala setelah keluarga melaksanakan upacara otonan.

Dalam kejadian tersebut, seorang lansia bernama Dewa Gede Rai (68) mengalami luka bakar. Korban mengalami luka pada bagian pelipis, pipi dan tangan hingga harus menjalani perawatan di RSUD Wangaya Denpasar.

Dari keterangan anak korban, Dewa Raka (42), keluarga baru saja selesai melaksanakan upacara otonan sebelum kejadian. Setelah sembahyang, seluruh anggota keluarga merapikan perlengkapan upacara sebelum beristirahat karena kelelahan.

Dewa Raka kemudian keluar rumah untuk membeli rokok. Namun, tidak lama setelah meninggalkan rumah, ia mendapat telepon dari anaknya yang memberitahukan bahwa rumah terbakar.

"Anak saya telepon bilang ada api. Saya baru ke warung beli rokok, tidak sampai lima menit, pas pulang api sudah besar," jelas Dewa Raka, pada Rabu 5 Agustus 2026.

Sesampainya di rumah, Dewa Raka melihat api telah berkobar hebat dari bale dangin. Ia bersama warga berusaha memadamkan api menggunakan air yang tersedia di sekitar lokasi.

Namun, upaya tersebut tidak berhasil karena debit air sangat kecil. Beberapa saat kemudian, enam unit mobil dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Denpasar tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman.

Setelah beberapa jam dilakukan upaya pemadaman, api akhirnya berhasil dijinakkan. Namun, bangunan bale dangin beserta sejumlah barang di dalamnya tidak dapat diselamatkan.

Dewa Raka menduga ayahnya mengalami luka bakar ketika berusaha menyelamatkan barang-barang dari dalam bale dangin yang terbakar.

"Ayah saya mungkin ingin menyelamatkan barang-barang. Pas menarik kasur, kena panas apinya. Luka di pelipis, pipi sama tangan," ujarnya.

Akibat kebakaran tersebut, satu bangunan bale dangin hangus terbakar. Sejumlah perlengkapan adat, kain, lemari dan berbagai barang lainnya ikut terbakar. Kerugian akibat barang-barang yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kebakaran diduga dipicu dupa yang digunakan saat pelaksanaan upacara otonan.

"Kejadian kebakaran tidak ada menimbulkan korban jiwa, pemilik rumah mengalami luka bakar dan sudah mendapat penanganan dari pihak medis," tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami