Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
CCTV di Rumah Dinas Ferdy Sambo, Rusak Tapi Kini Ditemukan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Keberadaan kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) di sekitar kediaman Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J sudah ditemukan. Sebelumnya, CCTV disebut rusak hingga hilang.
Dari pemeriksaan polisi terhadap rekaman tersebut, istri eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, ditetapkan sebagai tersangka. Dalam rekaman CCTV, terekam Putri berada di lokasi kejadian saat pembunuhan terhadap Brigadir J di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, terjadi.
Rekaman CCTV yang disebut bisa menggambarkan konstruksi kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J secara menyeluruh memang sempat simpang siur keberadaanya. Bahkan sempat disebut rusak oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto.
"Kami juga mendapatkan bahwa di rumah tersebut CCTV-nya rusak kurang lebih dua minggu yang lalu,. Sehingga, tidak dapat kami dapatkan (rekamannya)," imbuh Budhi di Mapolres Jaksel, Selasa (12/7).
Pernyataan soal CCTV rusak sempat jadi pertanyaan. Bahkan Ketua RT 5 RW 01 Kompleks Polri Duren Tiga, Irjen (Purn) Seno Sukarto, menyebut polisi sebenarnya sempat mengambil decoder CCTV dari pusat pemantauan di pos satpam Kompleks sehari usai insiden terjadi yakni, Sabtu (9/7).
Budhi pun mengelak. Menurut dia, decoder CCTV tersebut diambil agar bisa diganti dan bisa kembali beroperasi. Meskipun sempat ditutupi oleh sesama polisi, tetapi alat bukti CCTV yang sangat vital itu akhirnya ditemukan dan bisa diperiksa.
"Alhamdulillah, CCTV yang sangat vital yang menggambarkan situasi sebelum, sesaat, dan setelah kejadian di Duren Tiga itu berhasil kami temukan," ujar Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Polri, Brigjen Andi Rian, dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Jumat (19/8).
CCTV itu disebut merekam seluruh kejadian. Hingga keterlibatan Putri Candrawathi dalam kasus ini dan akhirnya menjadi tersangka.
Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Asep Edi Suheri juga menyatakan Ferdy Sambo diduga menjadi otak di balik pemindahan DVR CCTV di tempat kejadian pembunuhan Brigadir J.
Untuk diketahui DVR merupakan perangkat penyimpanan rekaman video dari CCTV dan mengubahnya ke bentuk digital secara terus menerus.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8180 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5684 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3552 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2403 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan