Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Miniso Minta Maaf, 'Klaim' Produk Jepang, Padahal dari China

Senin, 29 Agustus 2022, 07:49 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/tempo.co/Miniso Minta Maaf, 'Klaim' Produk Jepang, Padahal dari China

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Perusahaan ritel yang cukup terkenal di Indonesia, Miniso menyampaikan permintaan maaf karena mendesain diri mereka serta pemasaran produk dengan embel-embel 'toko dan produk asal Jepang' dan mengaku bahwa strategi mereka adalah kesalahan besar.

Merek Miniso bukan nama baru dalam dunia bisnis, termasuk di Indonesia. Toko ini menyediakan beragam kebutuhan umah tangga, aksesoris, peralatan dapur, hingga produk kecantikan. 

Miniso identik dengan logo mereka yang menggunakan huruf katakana (Jepang) hingga banyak konsumen yang menganggap Miniso adalah buatan Jepang dan sedikit mirip dengan Uniqlo, yang memang berasal dari Jepang.

Namun, mengutip dari The Guardian, baru-baru ini muncul gelombang protes konsumen terkait klaim Miniso yang menyerupai brand Jepang. Pihak manajemen lantas menyampaikan permintaan maaf terkait hal itu.

Miniso bahkan mengaku malu karena melakukan promosi dengan embel-embel berasal dari Jepang pada awal perkembangan usaha.

Kritik terhadap Miniso mulai banyak disampaikan sejak Juli lalu saat cabang Miniso Spanyol memposting foto-foto mainan Putri Disney di Instagram yang mengenakan cheongsam Cina. Namun, Miniso justru memberi label boneka itu sebagai geisha Jepang.

Kesalahan promosi ini memunculkan kritik hingga respon negatif dari warganet di media sosial yang berdampak pada penurunan harga saham Miniso turun lebih dari 37%.

Kelompok Nasionalis China dan sentimen Anti-Jepang semakin memperburuk kondisi ini. Mereka ramai-ramai mengutuk strategi marketing dari Miniso.

"Miniso adalah perusahaan China dari awal hingga akhir, dan ingin menjadi merek China yang jujur," sebut pernyataan terkait.

Tidak hanya Miniso, sejak 2019 lalu, ada ratusan usaha China yang menghapus elemen Jepang sebagai bentuk kepercayaan diri industri mereka.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami