Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 23 September 2026
Sejarah Banjir Terparah di Dunia Memakan Jutaan Korban Jiwa
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pada 18 Agustus 1931, Sungai Yangtze di China meluap dan menyebabkan 3,7 juta orang meninggal dunia. Banjir kala itu disebut-sebut merupakan bencana alam terparah di dunia pada abad ke-20.
Sebagaimana dilansir History, pada April 1931, daerah aliran Sungai Yangtze menghadapi curah hujan di atas rata-rata.
Pada Juli, hujan lebat kembali melanda Sungai Yangtze dan membuat sungai itu meluap. Air dari sungai tersebut membanjiri area lebih dari 1.294 kilometer persegi.
Pada awal Agustus, air di Sungai Yangtze masih meluap dan menyebabkan 500 ribu orang harus mengungsi dari rumah mereka.
Kala air terus meluap sejak Agustus, ladang padi di area tersebut terendam air dan membuat panen rusak. Kota-kota besar, seperti Wuhan dan Nanjing, bergantung pada nasi dari kota itu.
Baca juga:
China Tutup Pasar Elektronik Terbesar Dunia
Namun, akibat panen yang rusak, masyarakat di kota itu meninggal kelaparan usai banjir terparah di dunia itu.
Tak hanya itu, Sungai Yangtze terkena polusi, membuatnya menjadi 'biang kerok' penyakit tifus dan disentri. Jutaan orang di China kemudian meninggal akibat penyakit dan kelaparan imbas banjir ini.
Di sisi lain, China sendiri berkutat dengan perang sipil sejak 1927, membuat sungai di negara itu menjadi tak terurus. Akibatnya, banjir terparah di dunia pada abad ke-20 tidak terhindarkan bagi negara itu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8320 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5750 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3597 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2432 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar