Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 20 Mei 2026
AS Dongkrak Daya Mengerikan Rudal Bomber Siluman
BERITABALI.COM, DUNIA.
Amerika Serikat mendongkrak kemampuan rudal yang mengerikan jet bomber siluman B-2 dan dipercaya bikin militer China ketar-ketir. Upaya peningkatan kemampuan itu terletak pada daya jelajah rudal bomber B-2. Pembaruan senjata itu diklaim bisa bikin AS unggul jika perang dengan China tak terhindarkan.
Perusahaan pertahanan AS Northrop Grumman menyatakan sukses melakukan uji coba rudal dari B-2 yang disebut dengan rudal siluman. Post. Misil tersebut pun bakal menjadi senjata mengerikan yang dimiliki jet bomber AS itu.
Rudal itu merupakan pengembangan tercanggih rudal jenis AGM-158B JASSM-ER yang pernah dipasang di jet bomber B-52 dan jet tempur F-16. Baru kali ini rudal itu juga dipasang dan berhasil diluncurkan dengan sukses dari B-2.
Northrop Grumman mengklaim rudal jelajah udara ke darat itu akan menambah luas jangkauan bomber siluman B-2. Rudal itu juga mampu mengenai target yang amat sulit terdeteksi.
Perusahaan kontraktor pertahanan AS itu juga menyatakan peningkatan daya jangkau rudal merupakan bagian dari pembaruan sistem senjata B-2. Selain itu, modernisasi standar kriptografis dan pemasangan radar terbaru juga bagian dari peningkatan kemampuan daya hancur bomber B-2.
"Kemampuan B-2 yang tak tertandingi menjadikannya satu-satunya pembom siluman di persenjataan AS yang memiliki kemampuan rudal jarak jauh ke target," ujar Wakil Presiden Northrop Grumman sekaligus pimpinan program B2, Saugnessy Reynolds, seperti dilansir dari South China Morning Post.
Pensiunan spesialis perlengkapan Angkatan Udara Pasukan Pembebasan Rakyat (PLA) China, Fu Qianshao, mengatakan AGM-158B memiliki jangkauan hingga 1.000 kilometer dan itu amat mengancam armada kapal tempur China.
Kapal-kapal perang termasuk kapal induk China bisa dengan mudah menjadi sasaran empuk rudal jarak jauh dari bomber siluman B-2.
"PLA perlu bergerak maju ke Samudera Pasifik bagian barat untuk memperingatkan pesawat," tutur Fu menggambarkan skenario jika bomber B-2 mendekat dari pangkalan Angkatan Udara AS Andersen di Guam.
Beberapa tahun lalu AS pernah mengirim B-2 yang mampu meluncurkan bom nuklir dari pangkalan militer di Missouri ke Asia-Pasifik. Pada 2020, tiga bomber B-2 tiba di Pulau Diego Garxia di Samudera Hinda untuk menjalankan misi komitmen keamanan AS di kawasan Indo-Pasifik.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1745 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1656 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1245 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1100 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah