Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 20 Mei 2026
Pria Ngamuk, Tusuk Pemotor di Kerobokan Dibawa ke RSJ Bangli
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kapolsek Kuta Utara Kompol Ni Putu Diah Kurniawandari menjelaskan pelaku Putu Trisna Wibawa (32) yang mengamuk dan mengancam para pengendara dengan pisau di Kerobokan sudah diamankan dan kini tengah menjalani pemeriksaan.
Pihaknya mengamankan pelaku penuh kehati-hatian karena membawa pisau.
"Info awal pelaku bawa sajam, jadi anggota harus dengan persiapan perlindungan diri," ujarnya kepada awak media.
Ia membenarkan kronologis kejadian bermula pelaku menerobos traffic light dan mengamuk mengejar pengendara dengan pisau. Satu pengendara terkena tusukan di punggung dan kini menjalani perawatan di Puskesmas Kuta Utara.
Tentang pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan, Kompol Putu Diah mengatakan pelaku akan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Bangli untuk memastikan kondisinya. Bila benar gangguan jiwa tidak akan diproses hukum.
"Tapi kalau ternyata tidak, pasti akan kami proses pidana, kalau dilihat saat interogasi awal tadi, bicaranya dia tidak stabil," terangnya.
Untuk mencari pembuktiannya, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak keluarga pelaku. Diketahui pelaku berasal dari Kepaon, Pemogan, Denpasar Selatan.
"Apakah dia pernah berobat kejiwaan apa tidak masih didalami. Dugaan pelaku mabuk juga diselidiki. Dia beralasan membawa pisau karena diizinkan oleh sang kakek untuk jaga diri," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1851 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1686 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1258 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1119 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah