Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Biaya Perawatan Gedung Dermaga Tanah Ampo Rp700 Juta Setahun
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa memberikan apresiasinya kepada KSOP Padangbai yang selama ini telah merawat bangunan gedung di Dermaga Tanah Ampo, Manggis, Karangasem.
Menurut Artha Dipa, jika semenjak rampungnya bangunan gedung sebagai fasilitas penunjang Dermaga Tanah Ampo tahun 2010 silam itu tidak ada yang merawat atau memelihara, tentu kondisinya akan sangat memperihatinkan.
"Kalo tidak ada Buk Eka (Kepala KSOP Padangbai), Gedung ini bisa jadi rumah hantu atau sarang laba-laba dan tikus, saya sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada KSOP Padangbai," kata Wabup Artha Dipa saat mendampingi Plt Sesditjen Hubla meninjau Dermaga Tanah Ampo, Kamis (27/10/2022).
Sementara itu, Kepala KSOP Pelabuhan Padangbai, Ni Luh Putu Eka Suyasmin saat itu mengatakan, bahwa untuk perawatan bangunan Gedung di Dermaga Tanah Ampo, setiap tahun pihaknya mengeluarkan dana sekitar Rp.700 juta lebih.
Dana tersebut selain untuk pemeliharaan bangunan gedung, juga untuk gaji tenaga kebersihan serta petugas keamanan yang selama ini menjaga fasilitas penunjang Pelabuhan dan lain sebagainya.
"Kita mulai pinjam pakai gedung tahun 2018 dan akan berakhir pada 2 Januari 2023 ini, rencananya akan diperpanjang lagi. Untuk biaya perawatan Gedung dan lain sebagainya kita mengeluarkan dana sekitar Rp.700 juta setiap tahunnya," kata Suyasmin.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 441 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan