Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Ada Peran Tukang Terang di Balik Suksesnya Laga Final Voli Garuda Cup
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Di balik layar keseruan laga final Garuda Cup Kecamatan Abang pada Jumat malam (28/10/2022), rupanya ada peran "tukang terang" atau dikenal juga dengan nama pawang hujan yang bertugas mengamankan cuaca selama pertandingan berlangsung.
Peran pawang hujan untuk mencegah turunnya hujan pada partai final itu dibenarkan oleh Ketua Panitia Garuda Cup Abang 2022, I Putu Agus Teja. Tak main - main, pihaknya bahkan melibatkan beberapa pawang hujan sekaligus untuk mengamankan cuaca agar partai final berjalan lancar dan memberi kenyamanan kepada pemain ataupun penonton yang hadir menyaksikan pertandingan.
"Ya panitia memang mencari bantuan beberapa tukang terang untuk laga final, karena beberapa pertandingan sebelumnya sempat terhambat bahkan sampai ditunda karena turun hujan, jika sampai hujan tentu pertandingan menjadi tidak maksimal," ujar Agus Teja.
Ia mengatakan, tukang terang yang dilibatkan dalam mengamankan kondisi cuaca pada laga final yang mempertemukan dua tim tangguh perwakilan Desa Ababi dan tim tuan rumah Desa Culik tersebut tidak hanya dari wilayah Desa Culik, namun ada juga dari luar desa culik.
Percaya tidak percaya, dari pantauan wartawan, cuaca pada malam final itu terbilang sangat cerah bahkan hingga terasa gerah. Kondisi ini sangat berbeda dengan cuaca pada saat laga penyisihan dan laga 8 besar, dimana saat itu lapangan diguyur hujan deras hingga membuat pertandingan sempat ditunda.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1548 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1167 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1015 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 894 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah