Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 5 November 2026
Black Panther: Wakanda Forever Tak Cuma Menyangkut Kesedihan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Film Black Panther: Wakanda Forever akhirnya tayang hari ini, Rabu (9/11/2022). Penayangan sekuel dari Black Panther di Indonesia ini lebih cepat dua dari perilisan global, 11 November 2022.
Film yang juga dikenal dengan Black Panther 2 ini kembali disutradarai Ryan Coogler. Hadir pula sejumlah bintang lama pada seri sebelumnya seperti Letitia Wright (Shuri), Lupita Nyong'o (Nakia) hingga Danai Gurira (Okoye).
Meski sejumlah bintang sebelumnya hadir dan antusias penonton di dunia memuncak, kesedihan tak bisa dihindarkan. Mengingat Chadwick Boseman, Raja T'Challa atau sang Black Panther meninggal dunia karena kanker usus.
Kepergian tersebut juga menjadi salah satu bagian dari cerita Black Panther. Rakyat Wakanda yang ditinggal sang Raja harus mampu mempertahankan tanah mereka dan melawan musuh.
"Saat kami kehilangan Chadwick, semua kesedihan yang kami rasakan, harus tertuang juga di film," kata Kevin Feige, Produser Eksekutif Marvel Studios.
Ia menambahkan, "tantangan terbesarnya tentu adalah mempertahankan Wakanda. Tapi juga memasukkan kesedihan yang terjadi karena kehilangan T'Challa."
Tapi Black Panther: Wakanda Forever bukan hanya sekadar menyuguhkan kesedihan. Nate Moore, sineas yang juga merupakan produser di film ini menerangkan paket lengkap yang hadir dalam film berdurasi lebih dari dua jam ini.
"Di dalamya akan ada suka cita bercampur komedi. Akan terlihat pula bagaimana cara orang-orang menghadapi kehilangan," kata Nate Moore.
Sebagai gambaran, sinopsis Black Panther: Wakanda Forever mengisahkan perjuangan para pemimpin kerajaan Wakanda setelah kematian Raja T'Challa. Ancaman lain muncul dari negara bawah laut bernama Talokan yang dipimpin Namor.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 596 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 471 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan