Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 19 Juni 2026
Black Panther: Wakanda Forever Tak Cuma Menyangkut Kesedihan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Film Black Panther: Wakanda Forever akhirnya tayang hari ini, Rabu (9/11/2022). Penayangan sekuel dari Black Panther di Indonesia ini lebih cepat dua dari perilisan global, 11 November 2022.
Film yang juga dikenal dengan Black Panther 2 ini kembali disutradarai Ryan Coogler. Hadir pula sejumlah bintang lama pada seri sebelumnya seperti Letitia Wright (Shuri), Lupita Nyong'o (Nakia) hingga Danai Gurira (Okoye).
Meski sejumlah bintang sebelumnya hadir dan antusias penonton di dunia memuncak, kesedihan tak bisa dihindarkan. Mengingat Chadwick Boseman, Raja T'Challa atau sang Black Panther meninggal dunia karena kanker usus.
Kepergian tersebut juga menjadi salah satu bagian dari cerita Black Panther. Rakyat Wakanda yang ditinggal sang Raja harus mampu mempertahankan tanah mereka dan melawan musuh.
"Saat kami kehilangan Chadwick, semua kesedihan yang kami rasakan, harus tertuang juga di film," kata Kevin Feige, Produser Eksekutif Marvel Studios.
Ia menambahkan, "tantangan terbesarnya tentu adalah mempertahankan Wakanda. Tapi juga memasukkan kesedihan yang terjadi karena kehilangan T'Challa."
Tapi Black Panther: Wakanda Forever bukan hanya sekadar menyuguhkan kesedihan. Nate Moore, sineas yang juga merupakan produser di film ini menerangkan paket lengkap yang hadir dalam film berdurasi lebih dari dua jam ini.
"Di dalamya akan ada suka cita bercampur komedi. Akan terlihat pula bagaimana cara orang-orang menghadapi kehilangan," kata Nate Moore.
Sebagai gambaran, sinopsis Black Panther: Wakanda Forever mengisahkan perjuangan para pemimpin kerajaan Wakanda setelah kematian Raja T'Challa. Ancaman lain muncul dari negara bawah laut bernama Talokan yang dipimpin Namor.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun