Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
Boyband D-CRUNCH Resmi Dinyatakan Bubar
BERITABALI.COM, DUNIA.
Boyband asal Korea Selatan, D-CRUNCH resmi dinyatakan bubar. Hal ini disampaikan langsung oleh pihak agensinya, Ai Grand Korea pada Rabu (9/11/2022).
"Setelah berdiskusi dengan anggota D-CRUNCH, kami memutuskan untuk membubarkan grup," katanya melansir dari Soompi.
Agensi meminta maaf kepada semua pihak yang merasa dikecewakan.
"Kami benar-benar minta maaf karena membuat banyak penggemar khawatir dengan berita mendadak ini," terang Ai Grand Korea.
Bukan cuma itu saja, mereka juga berterima kasih kepada para member D-CRUNCH dan para penggemarnya.
"Kami dengan tulus berterima kasih kepada anggota D-CRUNCH yang telah bersama Ai Grand Korea untuk waktu yang lama. Kami sangat berterima kasih kepada DIANA (sebutan fans)," bebernya.
"Dan semua penggemar yang telah mencintai D-CRUNCH selama ini dan meminta Anda mengirimkan cinta dan dukungan Anda yang tidak berubah kepada para anggota yang akan memulai lagi di berbagai bidang," imbuhnya lagi.
Agensi mengatakan bahwa semua fan cafe resmi D-CRUNCH akan dinon-aktifkan.
"Fan cafe resmi dan akun media sosial resmi semuanya akan ditutup pada bulan November. Terima kasih," ungkap Ai Grand Korea.
Seperti diketahui, D-CRUNCH memulai debutnya pada 2018 dengan sembilan member. Namun pada 2020 dan 2021, tiga member memutuskan hengkang. Kini, grup beranggotakan enam orang ini memilih bubar setelah comeback terakhirnya pada Maret 2022.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3400 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 2717 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1904 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan