Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Pembagian BLT di Desa Ketewel, Warga Tidak Bisa Datang, Diantar ke Rumah
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Keluarga pra sejahtera di Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati kembali menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa tahap ke XII bulan Desember 2022, pada Jumat (2/12). Tercatat ada 110 penerima yang masing-masing memperoleh dana tunai Rp300.000.
Pembagian BLT berlangsung di kantor desa Ketewel. Untuk penyaluran BLT dana desa, dibantu oleh Anggota BPD Desa Ketewel, Kadus dan staf desa. Khusus penerima lansia atau yang tidak bisa hadir ke kantor desa, petugas langsung jemput bola.
“Pelayanan ekstra juga dilakukan petugas yaitu bantuan juga diantar langsung ke rumah warga yang tidak bisa hadir karena sakit,” ujar Bhabinkamtibmas Desa Ketewel Aipda I Kadek Sipin Wijaya bersama babinsa Kopda I Gusti Made Agra, saat mengawasi kegiatan penyaluran bantuan.
Selain penyaluran BLT, pihak desa juga menggelar pasar murah di teras kantor desa.
Baca juga:
BLT BBM & BSU Sudah Cair Rp8,25 Triliun
“Dalam kegiatan tersebut Bumdes Desa Ketewel membuka lapak menjual sembako murah, dimana penerima bantuan ada yang langsung belanja di Bumdes kebutuhan Pokok, seperti beras minyak dan sebagainya, guna mendukung kemajuan Bumdes maupun meningkatkan UMKM khususnya di Desa Ketewel,” ujarnya.
Mengingat pasar murah menjual produk lokal, diharapkan memutar perekonomian di desa. “Sembako yang dijual merupakan produksi lokal, seperti beras merupakan hasil dari petani desa Ketewel ada juga garam,” tutup Aipda Sipin.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 442 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan