Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
NTB Kirim Kuliner Ayam Taliwang dan Madu Sumbawa untuk Korban Gempa Cianjur
BERITABALI.COM, NTB.
Berbagai macam kuliner seperti Ayam Taliwang, Ayam Rarang, Ikan Kering, telur Asin, Sate Rembige, Madu Sumbawa, Kopi Sumbawa, Kopi Lombok dan Kue Kering, produk lokal Provinsi Nusa Tenggara Barat, dikirim untuk gempa Cianjur-Jawa Barat.
Bantuan bersumber dari UKM dan IKM yang ada NTB ini sengaja diberikan untuk para korban gempa, karena memiliki kekhasan tersendiri. Gubernur NTB, Zulkifliemansyah mengatakan, produk lokal milik NTB beda dengan lain.
Kuliner NTB memiliki kekhasan tersendiri," ucap Gubernur Zulkifliemansyah, saat melepas bantuan untuk korban gempa Cianjur-Jawab Barat, di Kantor Gubernur NTB, Sabtu, (3/12).
“Semoga para korban gempa Cianjur sehat semua dan mereka bisa mencicipi lalu menikmati produk milik NTB di saat musibah yang mereka alami,” katanya.
Doktor Zul juga berharap agar sopir pengangkut bantuan gempa tetap hati-hati dalam perjalan. Jangan ngebut, tetap pelan-pelan yang penting selamat sampai tujuan.
“Jangan sampai ngantuk, kalau ngantuk istirahat dulu, tetap semangat ya,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, Dr Akhsanul Haliq, M Pd mengatakan bahwa bantuan dari NTB untuk gempa Cianjur Jawa Barat sebesar Rp 811.280.000. Lalu dipaketkan dalam bentuk kuliner NTB, berupa Ayam Taliwang, Ayam Rarang, Ikan Kering, telur Asin, Sate Rembige, Madu Sumbawa, Kopi sumbawa, Kopi Lombok dan Kue Kering.
“Kita kirim produk lokal dari NTB, sekaligus kita beli dan bela lalu kemudian kita perkenalkan produk lokal milik NTB,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 441 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan