Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 11 Mei 2026
Penjabat Bupati Buleleng Masuk Tiga Besar Penjabat Kepala Daerah Berkinerja Baik
BERITABALI.COM, BULELENG.
Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian mengumumkan hasil evaluasi kinerja tiga bulanan Penjabat Kepala Daerah di Jakarta.
Seluruh Penjabat Kepala Daerah termasuk Penjabat Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana mengikuti pengumuman tersebut dari Kantor Bupati Buleleng, Selasa (19/12/2002).
Total terdapat 96 Penjabat Kepala Daerah di seluruh Indonesia yang sudah dilantik. Dari jumlah tersebut, sebanyak 71 Penjabat Kepala Daerah telah dievaluasi kinerja tiga bulanan oleh Inspektorat Jenderal Kemendagri RI pada tanggal 27 November 2022. Ada 3 (tiga) aspek yang dinilai dalam evaluasi kinerja Penjabat Kepala Daerah, yaitu Bidang Pemerintahan, Bidang Pembangunan dan Bidang Kemasyarakatan, dengan 28 indikator penilaian.
Indikator penilaian dilakukan melalui laporan tiga bulanan kinerja Penjabat Bupati yang dikirim ke Kementerian Dalam Negeri dan paparan yang dilakukan oleh masing-masing Penjabat Bupati di hadapan Tim Evaluasi Kinerja Penjabat Kepala Daerah Kementerian Dalam Negeri.
Ada 3 (tiga) kategori dalam menentukan kinerja Penjabat Kepala Daerah, yaitu Baik, Cukup, dan Kurang. Hasil penilaian evaluasi kinerja Penjabat Kepala Daerah, ada 3 (tiga) Penjabat Kepala Daerah Kabupaten mendapatkan predikat Baik, yaitu Penjabat Bupati Banjarnegara, Penjabat Bupati Buleleng dan Penjabat Bupati Musi Banyuasin masing-masing meraih skor yang sama yaitu 26 atau 92,9 persen.
Baca juga:
Penjabat Bupati Bicara Potensi Laut Buleleng di Ocean20 Serangkaian Presidensi G20 Indonesia
Dalam arahannya kepada seluruh Penjabat Gubernur, Bupati dan Walikota, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan harapannya agar para Penjabat Kepala Daerah bekerja dengan baik dan tidak korupsi.
Lebih lanjut, ia juga mengharapkan kinerja Penjabat Kepala Daerah lebih baik dari Kepala Daerah definitif karena Penjabat Kepala Daerah ditunjuk melalui penugasan sehingga tidak ada beban politik dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.
“Penjabat Kepala Daerah harus berani melakukan inovasi (out of the box) dalam menjalankan tugasnya sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran seorang Penjabat Kepala Daerah,” papar Tito Karnavian.
Dikonfirmasi mengenai capaian ini, Lihadnyana selaku Penjabat Bupati Buleleng mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras dari seluruh pihak, mulai dari dukungan DPRD Buleleng, Perangkat Daerah, Forkopimda, lembaga kemasyarakatan, Pemerintahan Desa, hingga dukungan seluruh lapisan masyarakat Buleleng.
Oleh karena itu, dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien serta peningkatan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel perlu dilakukan melalui komunikasi dan koordinasi dengan seluruh elemen masyarakat.
“Serta melakukan kerja kolaboratif dalam rangka mempercepat tercapainya tujuan pembangunan di Kabupaten Buleleng yang kita cintai,” ungkapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1083 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 862 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 681 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 635 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik